TribunTimur/

VIDEO: Persatuan Perawat Unjuk Rasa di DPRD Sulbar

Seribuan perawat yang tergabung dalam Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI).

TRIBUNSULBAR.COM, SIMBORO-Tenaga kesehatan perawat unjuk rasa di depan Gedung DPRD Sulbar, Jl Abdul Malik Pattana Endeng Rangas, Kecamatan Simboro, Kabupaten Mamuju, Kamis (16/3/2017) siang.

Seribuan perawat yang tergabung dalam Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI).

Demo menuntut perlakuan yang adil terhadap perawat yang ada di Sulbar.

Mereka mendesak DPRD Sulbar untuk memperjuangkan nasib perawat.

"Kami tidak menginginkan gaji rendah terutama yang ada di Mamuju, hanya 400 per bulan sementara di Jawa di atas satu juta rupiah per bulan," teriak korlap PPNI.

Selain itu, PPNI juga meminta pemerintah pusat merevisi undang-undang Aparatur Sipil Negara (ASN) yang terkesan mendiskrimiasi keberadaan perawat, terutama dalam hal pengangkatan ASN.

Data PPNI dari sekian ribu tenaga kesehatan yang diangkat menjadi ASN tidak ada satu pun di dalamnya perawat.

Ketua Komisi IV DPRD Sulbar Abdul Rahim yang membidangi masalah kesehatan turun meladeni pengunjuk rasa.

Abdul Rahim berjanji akan memperjuangkan aspirasi para perawat yang ada di Sulbar.

"Agar tidak diperlakukan secara diskriminatif dalam pengangkatan PNS. Kami siap mengawal aspirasi dan keinginan saudara-saudara sampai di pemerintah pusat," kata Abdul Rahim menggunakan pengeras suara.

Dia menyampaikan pula, komisi IV akan meminta kepada gubernur dan dinas yang terkait untuk menaikkan upah perawat yang ada di seluruh pusat kesehatan Sulbar. (*)

Penulis: Reni Kamaruddin
Editor: Ilham Mangenre
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help