TribunTimur/

Rumah Dilahap Api, Begini Cara Pasangan Lansia di Padang Lolo Pinrang Ini Bertahan Hidup

Meski telah mendapat santunan seadanya dari pemerintah, namun tak cukup untuk menutupi beban yang menimpa pasangan kakek dan nenek itu.

Rumah Dilahap Api, Begini Cara Pasangan Lansia di Padang Lolo Pinrang Ini Bertahan Hidup - kemiskinan-pinrang_20170316_012817.jpg
hery/tribunpinrang.com
Gmilik pasangan suami-isteri berusia senja, Baba (63) dan Tira (60) di Dusun Padang Lolo, Kecamatan Batu Lappa, Kabupaten Pinrang.
Rumah Dilahap Api, Begini Cara Pasangan Lansia di Padang Lolo Pinrang Ini Bertahan Hidup - miskin-pinrang_20170316_012649.jpg
hery/tribunpinrang.com
Gubuk milik pasangan suami-isteri berusia senja, Baba (63) dan Tira (60) di Dusun Padang Lolo, Kecamatan Batu Lappa, Kabupaten Pinrang.

TRIBUNPINRANG.COM, BATU LAPPA - Sungguh malang nasib pasangan suami-isteri berusia senja ini, Baba (63) dan Tira (60)

Warga Dusun Padang Lolo, Desa Kassa, Kecamatan Batu Lappa, Kabupaten Pinrang, itu bertahan hidup di gubuk berukuran 3x4 meter persegi.

Gubuk itu dibuat dari puing rumah mereka yang kebakaran beberapa bulan lalu.

Beralaskan tanah dan berdinding seng yang sudah tampak kusam dan berkarat. Sungguh meprihatinkan.

Meski telah mendapat santunan seadanya dari pemerintah, namun tak cukup untuk menutupi beban yang menimpa pasangan kakek dan nenek itu.

Baca: Adik Idrus Marham Berharap Diusung Golkar di Pilkada Pinrang

Tira mengatakan, dirinya hanya bisa bersabar menghadapi cobaan itu.

"Mau bagaimana lagi nak, Tuhan menakdirkan kami seperti ini," tuturnya pada TribunPinrang.com, Rabu (15/3/2017).

Tira sesekali menumpang di rumah tetangganya ssat terik panas di siang hari dan dingin di malam hari semakin menusuk.

"Kami terpaksa menumpang karena itu," ujarnya sambil terisak.

Halaman
12
Penulis: Hery Syahrullah
Editor: Mahyuddin
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help