TribunTimur/
Home »

Lutra

Direktur RSUD Andi Djemma Diperiksa Terkait Dugaan Korupsi Alkes

Tipikor Polres Luwu Utara tengah mendalami dugaan korupsi Alkes di RSUD Andi Djemma Masamba.

Direktur RSUD Andi Djemma Diperiksa Terkait Dugaan Korupsi Alkes
Chalik Mawardi/tribunlutra.com
RSUD Andi Djemma Masamba di Kabupaten Luwu Utara. 
Laporan Wartawan TribunLutra.com, Chalik Mawardi

TRIBUNLUTRA.COM, MASAMBA- Pelaksana Tugas (Plt) Direktur RSUD Andi Djemma Masamba, Rusfan Ramli, mengaku pernah diperiksa Unit Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Polres Luwu Utara.
Itu terkait dengan dugaan korupsi pengadaan Alat Kesehatan (Alkes) di RSUD Andi Djemma Masamba tahun 2016.
"Saya sudah pernah dimintai keterangan oleh polisi," ujar Rusfan kepada TribunLutra.com, Rabu (15/3/2017).
Sayangnya Rusfan enggan menjelaskan lebih jauh terkait adanya dugaan korupsi dalam kasus Alkes.
"Silahkan kita tanya langsung ke PPK-nya Pak Lasuge," kata Rusfan sambil berlalu.
Diketahui, Tipikor Polres Luwu Utara tengah mendalami dugaan korupsi Alkes di RSUD Andi Djemma Masamba.
Kanit Tipikor Polres Luwu Utara Ipda Abdul Latif menuturkan, pihaknya telah memanggil Rusfan dan Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Lasuge untuk penyelidikan.
"Penyelidikan mulai dilakukan pekan lalu. Direktur, PPK, dan pejabat teknis pengadaan Alkes sudah kami panggil untuk mengklarifikasi dugaan ini," kata Latif, Kamis (23/2/2017).
Klarifikasi dan penyelidikan pengadaan alkes tahun 2016 dilakukan karena Dana Alokasi Khusus (DAK) yang digunakan cukup besar dan terindikasi terjadi dugaan penyalahgunaan anggaran.
"Pagu proyek pengadaan Alkes itu Rp2.930.196.300. Saat lelang dimenangkan CV Rambi Jaya yang beralamat di Jakarta dengan nilai penawaran Rp2.915.286.000," kata Latif. (*)
Penulis: Chalik Mawardi
Editor: Ilham Mangenre
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help