Pilkada Takalar 2017

Tak Diundang KPU Takalar, Tim Bur-Nojeng Pertanyakan Netralitas Komisioner

Fachruddin Rangga menyayangkan sikap yang dilakukan oleh KPU membuka kotak suara tanpa perintah dari Mahkamah Konstitusi.

Tak Diundang KPU Takalar, Tim Bur-Nojeng Pertanyakan Netralitas Komisioner
Reni Kamaruddin/tribuntakalar.com
Komisioner KPU Takalar membuka kotak surat suara Pilkada Takalar di aula kantor KPU Takalar, Jl Mallontaran, Pattalassang, Takalar, Selasa (14/3/2017) siang. 

TRIBUNTAKALAR.COM, PATTALASSANG - Tim petahana lagi-lagi mempertanyakan netralitas anggota Komisi Pemilihan Umum (KPU) Takalar terkait gugatan tim petahana.

Penilaian itu muncul setelah KPU Takalar membuka kotak surat suara tanpa melibatkan perwakilan pasangan calon di Aula KPU Takalar, Jl Mallontaran, Kecamatan Pattalassang, Takalar, Selasa (14/3/2017).

KPU Takalar hanya mengundang Panwaslu Takalar dan Polres Takalar ketika membuka kotak suara setelah menerima materi gugatan tim petahana Burhanuddin B-M Natsir Ibrahim, Senin (13/3/2017).

Baca: KPU Takalar Buka Kotak Suara, Siap Hadapi Gugatan Bur-Nojeng

"KPU membuka kertas suara dan hanya mengundang Polres Takalar dan Panwas Takalar tanpa mengundang perwakilan pasangan calon, ada apa ini?," ujar Koordinator Tim Pemenangan Bur-Nojeng, Fachruddin Rangga.

Fachruddin Rangga menyayangkan sikap yang dilakukan oleh KPU membuka kotak suara tanpa perintah dari Mahkamah Konstitusi.

"Kenapa harus dibuka kotak suara padahal belum ada perintah dari MK, berarti ini bentuk kepanikan dan banyak hal yang bisa terjadi kalau membuka kotak suara tanpa menghadirkan perwakilan pasangan calon, iindikasi tidak netral," kata Fachruddin Rangga.

Baca: Kuasa Hukum KPU Takalar Yakin Menang di MK

Tim petahana yang diwakili oleh Ketua Tim Media Bur-Nojeng, Nawir Rachman, turut menyaksikan pembukaan kotak suara yang dilakukan oleh KPU Takalar.

"Meski telah diatur dalam PKPU nomor 15 tahun 2016 pasal 71 ayat 2a, namun alangkah lebih elegan jika kedua pasangan calon diundang hadir untuk menyaksikan pembukaan kotak suara tersebut," tutur Nawir Rachman.

Pembukaan kotak suara oleh pihak KPU dilakukan untuk menggandakan bukti yang dibutuhkan oleh KPU maupun pasangan penggugat ketika sidang di MK 17 Maret 2017.(*)

Penulis: Reni Kamaruddin
Editor: Mahyuddin
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help