Home »

Lutim

Pelaku Masih Berkeliaran, Korban Penganiayaan di Matano Luwu Timur Mengungsi

Warni enggan tinggal di rumahnya karena para tersangka belum ditahan polisi.

Pelaku Masih Berkeliaran, Korban Penganiayaan di Matano Luwu Timur Mengungsi
Ivan Ismar/tribunlutim.com
Warni (kiri), korban penganiayaan di Dusun Matano, Desa Matano, Kecamatan Nuha, mendatangi Polres Luwu Timur, beberapa waktu lalu. 

Laporan Wartawan TribunLutim.com, Ivan Ismar

TRIBUNLUTIM.COM, NUHA - Warni dan keluarganya terpaksa mengungsi ke rumah keluarganya di Desa Sorowako, Kecamatan Nuha, Luwu Timur.

Warni, ayahnya bernama Lapasau dan ibunya, Wamina dianiaya dan diancam 12 pria di Dusun Matano, Desa Matano, Kecamatan Nuha pada Sabtu (18/2/2017).

Warni enggan tinggal di rumahnya karena para tersangka belum ditahan polisi.

"Pelaku masih berkeliaran. Lebih baik mengungsi untuk hindari teror. Daripada tinggal di rumah sendiri tapi tidak tenang," katanya kepada TribunLutim.com, Selasa (14/3/2017).

Selain dia, dua anaknya masih trauma dan ketakutan.

Baca: Tabrak Truk di Wotu Luwu Timur, Dua Pengendara Yamaha X-Ride Tewas

"Setiap ada orang melintas anak saya ketakutan dan bilang ibu ada orang jahat," kata Warni.

Penganiayaan terhadap korban diduga terkait laporan ijasah palsu melibatkan Kepala Desa Matano, Jhonlis yang saat ini ditetapkan tersangka atas laporan itu, Senin (13/2/2017).

Dari 12 tersangka itu, empat tersangka bernama Elfanefendi alias Randi, Mirpan, Pino dan Saparuddin.

Para pelaku menyeret, menendang meninju dan meludahi korbannya. 

Tersangka juga mengancam melempari dan membakar rumah korban waktu itu.

Baca: VIDEO: Nikmatnya Kopi Api Sorowako

Kasus itu mencuat ke publik setelah rekaman penganiayaan para tersangka tersebar di facebook.

Informasi dari Kasat Reskrim Polres Luwu Timur, Iptu Akbar Andi Malloroang, penyidik telah menyerahkan 12 berkas para tersangka penganiayaan ke Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Negeri (Kejari) Malili, Kamis (2/3/2017).

Penulis: Ivan Ismar
Editor: Mahyuddin
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help