TribunTimur/

Mau Cuci Darah? Bisa di Rumah Sakit Bulukumba

Di bagian utara Sulawesi Selatan, salah satu rumah sakit yang sudah dilengkapi fasilitas cuci darah adalah RSUD Andi Makkasau, Kota Parepare. Perala

Mau Cuci Darah? Bisa di RS Bulukumba

BULUKUMBA, TRIBUN - Manajemen Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Andi Sulthan Daeng Radja Bulukumba, Sulawesi Selatan, meresmikan fasilitas hemodialisis atau peralatan cuci darah, Kamis (9/3/2017).
Peresmian peralatan cuci darah itu dihadiri
Wakil Bupati (Wabup) Bulukumba, Tomy Satria Yulianto.
Pelaksana Tugas (Plt) Direktur RSUD Andi Sulthan Daeng Radja Bulukumba, dr Abd Radjab, mengatakan, unit hemodialisis merupakan salah satu bagian bentuk layanan kesehatan bagi masyarakat di rumah sakit tersebut.
Menurut Abd Radjab, data BPJS Kesehatan tahun ini terdapat 32 pasien warga Bulukumba yang membutuhkan layanan cuci darah.
Karena itu, dengan adanya fasilitas tersebut, para pasien tidak harus ke Makassar lagi. Mereka bisa melakukannya di Bulukumba.
Wakil Bupati Bulukumba, Tomy Satria Yulianto, mengatakan, pengadaan fasilitas hemodialisis merupakan bagian komitmen Pemkab Bulukumba menjadikan RSUD Bulukumba sebagai salah satu rumah sakit rujukan di bagian selatan Sulawesi Selatan.
Manajemen rumah sakit milik pemerintah itu siap memberikan layanan yang terbaik, bukan hanya untuk warga Bulukumba, tapi juga pasien di wilayah selatan Sulsel.
Tomy Satria berharap, keberadaan fasilitas canggih ini dibarengi peningkatan sumber daya manuasia (SDM) pegawai rumah sakit itu. (*)

RS Makkasau di Utara

SEDANGKAN di bagian utara Sulawesi Selatan, salah satu rumah sakit yang sudah dilengkapi fasilitas cuci darah adalah RSUD Andi Makkasau, Kota Parepare.
Peralatan cuci darah itu merupakan bantuan dari perusahaan Jepang, Kaikou Kai Medical Group. Tidak tanggung-tanggung, bantuannya sebanyak tiga unit.
Wali Kota Parepare, M Taufan Pawe, ketika meninjau peralatan canggih itu, beberapa waktu lalu, mengatakan, Kaikou Kai ingin menjadikan Kota Parepare sebagai pusat cuci darah terbaik di Indonesia.
Agar bisa dimanfaatkan semaksimal mungkin, maka
manajemen rumah sakit akan mengirim tenaga medis RSUD Andi Makkasau belajar ke Jepang. Tepatnya mengikuti pelatihan di Kaikou Kai Medical Group. (*)

Penulis: Samsul Bahri
Editor: Ihsan Insan Djalil
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help