TribunTimur/

Wisata Sulsel

Air Terjun Sarasa yang Segar di Balik Bambapuang

Air terjun yang segar ini mengalir dari pegunungan Bambapuang. Air Terjun Sarasa Papi memiliki ketinggian sekitar tujuh meter dan memiliki dua kolam

Air Terjun Sarasa yang Segar di Balik Bambapuang - air-terjun-enrekang_20170205_233907.jpg
Muh Azis Albar/TribunEnrekang.com
Air terjun Sarasa Papi terletak di Dusun Papi, Desa Buttu Batu, Kecamatan Enrekang, Minggu (5/2/2017).
Air Terjun Sarasa yang Segar di Balik Bambapuang - air-terjun-enrekang_20170205_233842.jpg
Muh Azis Albar/TribunEnrekang.com
Air terjun Sarasa Papi terletak di Dusun Papi, Desa Buttu Batu, Kecamatan Enrekang, Minggu (5/2/2017).
Air Terjun Sarasa yang Segar di Balik Bambapuang - air-terjun-enrekang_20170205_233739.jpg
Muh Azis Albar/TribunEnrekang.com
Air terjun Sarasa Papi terletak di Dusun Papi, Desa Buttu Batu, Kecamatan Enrekang, Minggu (5/2/2017).

SATU lagi obyek wisata alam berupa air terjun di Kabupaten Enrekang yang belum populer namun mulai diminati pengunjungnya yaitu Air Terjun Sarasa yang berlokasi di Dusun Papi, Desa Buttu Batu, Kecamatan Enrekang.

Jaraknya hanya sekitar 10 kilometer dari pusat kota di Kabupaten Enrekang. Jika dari Kota Makassar, jaraknya sekitar 244 kilometer.
Tempat ini bisa dikunjungi dengan kendaraan darat motor atau mobil dengan waktu tempuh sekitar 30 menit saja dari kota Enrekang.

Perjalanan menuju ke obyek wisata air terjun ini akan melalui panorama perbukitan dan perkebunan jagung yang menyegarkan mata.
Kendaraan pengunjung hanya bisa sampai atau diparkir di MAN Papi lalu dilanjutkan dengan berjalan kaki sejauh 500 meter dan mengikuti aliran sungai.

Selama mengitari sungai, pengunjung bisa menikmati keindahan kontur sungai yang unik. Air terjun yang segar ini mengalir dari pegunungan Bambapuang.
Air Terjun Sarasa Papi memiliki ketinggian sekitar tujuh meter dan memiliki dua kolam yang asik dipakai mandi ataupun berendam. Namun, hati-hati kalau tak mahir berenang atau mengapung karena kolam tersebut cukup dalam.

Kolam pertama tepat berada di bawah air terjun dengan kedalaman sekitar tiga meter. Lokasi kolam kedua berada di atas air terjun dengan kedalaman sekitar lima sampai enam meter. Lokasinya di tengah batu besar yang bentuknya unik seperti pahatan tangan manusia.

Kolam kedua ini, selain cukup dalam, dan berada di sela batu besar yang bentuknya unik, cerita mistis juga menyertai keberadaan kolam dalam itu.
Kabar yang beredar, belum ada pengunjung yang berani mandi di kolam tersebut. Konon, menurut cerita warga setempat, Akbar, kolam itu pernah “menelan” tiga orang.
"Disini pernah ada tiga orang yang hilang namun tidak pernah ditemukan hingga saat ini," ungkapnya, beberapa waktu lalu.

Meski memiliki cerita misteri, objek wisata ini tetap ramai dikunjungi warga Enrekang di hari libur atau akhir pekan. "Kita memang sering kesini untuk berekreasi menikmati segarnya air terjun sambil berselfie," ujar seorang pengunjung, Al Muhfudli, yang tinggal di kota Kabupaten Enrekang.(*)

Penulis: Muh. Asiz Albar
Editor: Ridwan Putra
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help