Makna Patung Sapi Perah di Jantung Kota Enrekang

Patung Sapi Perah yang ada di Jl Jend Sudirman, Kelurahan Galonta, Kecamatan Enrekang, bukan semata penghias di jantung ibu kota Kabupaten Enrekang.

Makna Patung Sapi Perah di Jantung Kota Enrekang - tugu-sapi-enrekang_20170222_102336.jpg
Muh Azis Albar/TribunEnrekang.com
Patung Sapi Perah yang ada di Jl Jend Sudirman, Kelurahan Galonta, Kecamatan Enrekang, bukan semata penghias di jantung ibu kota Kabupaten Enrekang.
Makna Patung Sapi Perah di Jantung Kota Enrekang - tugu-sapi-enrekang-45_20170222_102418.jpg
Muh Azis Albar/TribunEnrekang.com
Patung Sapi Perah yang ada di Jl Jend Sudirman, Kelurahan Galonta, Kecamatan Enrekang, bukan semata penghias di jantung ibu kota Kabupaten Enrekang.

TRIBUNENREKANG.COM, ENREKANG- Patung Sapi Perah yang mentereng di Jl Jend Sudirman, Kelurahan Galonta, Kecamatan Enrekang, bukan semata penghias di jantung ibu kota Kabupaten Enrekang.

Kapala Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata (Dispopar) Enrekang Hamsir mengatakan, patung tersebut simbol makanan khas Bumi Massenrempulu, yang dikenal dengan nama: dangke.

Dangke kuliner sehat segar hasil fermentasi susu sapi atau susu kerbau. 

"Patung Sapi itu sarana publikasi ke masyarakat bahwa ada sumber ekonomi kita dari susu sapi yang diolah menjadi makanan tradisional seperti dangke," kata Hamsir kepada tribunenrekang.com, Rabu (22/2/2017).

Patung Sapi Perah itu diresmikan pada tahun 2015.

"Patung itu juga menjelaskan Kabupaten Enrekang punya potensi ternak sapi yang besar," Hamsir menambahkan.

Dia berharap kehadiran Sapi Perah tersebut menjadi daya pikat wisatawan datang ke Enrekang.

Berbeda menurut Hamsir, banyak warga Enrekang yang justru tidak memahami Patung Sapi daerahnya.

Ida, salah satunya, dia malah bertanya mengapa patung Sapi dibangun di tengah kota Enrekang.

"Kenapa na patung Sapi dibikin di situ, padahal tidak banyak ji juga sapi di Enrekang," kata Ida kepada tribunenrekang.com, Rabu (22/2/2017). (*)

 

Penulis: Muh. Asiz Albar
Editor: Ilham Mangenre
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved