Bayi Kembar Siam Meninggal Usai Operasi Sesar di RSUD Labuang Baji

Bayi kembar siam pasangan asal Limbung Kabupaten Gowa ini, dempet pada bagian perutnya.

Bayi Kembar Siam Meninggal Usai Operasi Sesar di RSUD Labuang Baji
TRIBUN TIMUR/SANOVRA JR
Supardi (24) menjaga istrinya Titin (20) saat berada diruang perawatan setelah melahirkan bayi kembar di RSUD Labuang Baji, Makassar, Sabtu (18/2/2017).Titin melahirkan Bayi kembar siam pada pukul 09.30 wita dengan kondisi berdempetan pada bagian perut melalui oprasi secar. Bayi berjenis kelamin perempuan itu tak tertolong dan dinyatakan meninggal pada pukul 11.30 Wita. TRIBUN TIMUR/SANOVRA JR 

Laporan Wartawan Tribun Timur, Alfian

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR- Bayi kembar siam dari pasangan Supardi (24) dan Titin (20) meninggal dunia saat persalinan di RSUD Labuang Baji Makassar, Sabtu (18/2/2017).

Sempat berusaha diselamatkan dengan cara operasi sesar, nyawa bayi berjenis kelamin perempuan itu tak tertolong dan dinyatakan meninggal pada pukul 11.30 Wita.

"Tadi sekitar jam 09.30 itu dioperasi, sempatji menangis bayinya tapi maumi bagaimana mungkin begini jalannya (meninggal)," kata sang ayah, Supardi  saat ditemui di ruang perawatan.

Bayi kembar siam pasangan asal Limbung Kabupaten Gowa ini, dempet pada bagian perutnya.

Saat ditemui, Titin masih dalam kondisi lemas. Infus masih terpasang di tubuh ibu muda yang telah memiliki satu anak laki-laki usia dua tahun ini.

Supardi (24) menjaga istrinya Titin (20) saat berada diruang perawatan setelah melahirkan bayi kembar di RSUD Labuang Baji, Makassar, Sabtu (18/2).Titin melahirkan Bayi kembar siam pada pukul  09.30 wita dengan kondisi berdempetan pada bagian perut melalui oprasi secar. Bayi berjenis kelamin perempuan itu tak tertolong dan dinyatakan meninggal pada pukul 11.30 Wita. TRIBUN TIMUR/SANOVRA JR
Supardi (24) menjaga istrinya Titin (20) saat berada diruang perawatan setelah melahirkan bayi kembar di RSUD Labuang Baji, Makassar, Sabtu (18/2).Titin melahirkan Bayi kembar siam pada pukul 09.30 wita dengan kondisi berdempetan pada bagian perut melalui oprasi secar. Bayi berjenis kelamin perempuan itu tak tertolong dan dinyatakan meninggal pada pukul 11.30 Wita. TRIBUN TIMUR/SANOVRA JR (TRIBUN TIMUR/SANOVRA JR)

"Setelah diangkat tadi dan tidak bisami diselamatkan, keluarga bawa ke kampung untuk dikubur,"kata Supardi.(*)

Penulis: Alfian
Editor: Anita Kusuma Wardana
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help