BKD Makassar Dibanjiri Berkas Permohonan Cerai

Dari Januari hingga Februari 2017 ini, tercatat sekitar 10 orang pegawai Pemkot Makassar mengajukan cerai.

BKD Makassar Dibanjiri Berkas Permohonan Cerai
TRIBUN TIMUR/SALDY
Kepala Bidang Kinerja BKD Makassar Munandar 

Laporan wartawan Tribun Timur, Saldy

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Meja Kabid Kinerja Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Makassar, Munandar dibanjiri berkas pengajuan permohonan cerai, Kamis (9/2/2017).

Dari Januari hingga Februari 2017 ini, tercatat sekitar 10 orang pegawai Pemkot Makassar mengajukan cerai.

Sebagian besar, mereka yang mengajukan cerai ini yakni pegawai perempuan yang bertugas di bidang pendidikan, yakni sekolah.

Meskipun demikian, pihak BKD Makassar mengaku tidak serta merta mengiyakan pengajuan ini.

Pasalnya, pegawai negeri sipil kata Munandar harus melalui proses panjang, mulai dari interogasi, dan membujuk agar tetap berdamai.

Sementara itu, akademisi psikologi Universitas Negeri Makassar (UNM) Asniar Khumas mengatakan sesoang wanita mengajukan cerai kepda suaminya karena adanya persoalan rumah tangga yang tak bisa dibendung.

Dari hasil risetnya, penyebab perceraian itu diantaranya selingkug, tidak bertanggung jawab secara financial, dan kekeraaan dalam rumah tangga.

"Dengan kondisi itu, menandalan bahwa tak ada lagi cinta diantara mereka," kata Asniar.

Sedangkan pertimbangan matang seseorang mengajukan cerai karena dukungan keluarga, dan menganggap bahwa perceraian ini adalah jalan terbaik bagi keduanya.

Diketahui, baru-baru ini pegawai Pemkot Makassar juga dihebohkan dengan pernikahan Kadispora Makassar Hendra Hakamuddin.

Hendra baru saja menjalani resepsi pernikahan di Kuta, Bali. Padahal, Hendra diketahui baru bercerai secara resmi di tahun 2015 silam.(*)

Penulis: Saldy
Editor: Anita Kusuma Wardana
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved