Bahas Bandara Toraja, Ini Hasil Pertemuan Bupati di Istana Wapres

Wakil Presiden Jusuf Kalla mengistruksikan penuntasan pembangunan bandara tersebut secepat mungkin.

Bahas Bandara Toraja, Ini Hasil Pertemuan Bupati di Istana Wapres
yultin/tribuntoraja.com
Pertemuan Bupati Tana Toraja Nicodemus Biringkanae dan Bupati Toraja Utara Kalatiku Paembonan di Istana Wakil Presiden RI, Jakarta, Senin (30/1/2017) siang. 

TRIBUNTORAJA.COM, JAKARTA - Kelanjutan pembangunan Bandara Buntu Kunyi di Tana Toraja menemui titik terang.

Wakil Presiden Jusuf Kalla mengistruksikan penuntasan pembangunan bandara tersebut secepat mungkin.

Hal itu disampaikan Juru Bicara Wapres, Husain Abdullah, berdasarkan hasil pertemuan Bupati Tana Toraja Nicodemus Biringkanae dan Bupati Toraja Utara Kalatiku Paembonan di Istana Wakil Presiden RI, Jakarta, Senin (30/1/2017) siang.

"Soal Bandara Buntu Kunyi ada harapan besar dilanjutkan, malah lebih bagus karena ada Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, yang diminta segera selesaikan jalan menuju bandara," kata Husain Abdullah kepada TribunToraja.com via WhatsApp.

Pada rapat itu juga dibahas Bandara Pongtiku Toraja Utara yang akan diperlebar menjadi 1600 meter.

"Karena wisatawan saat ini tertarik dengan waktu tempuh yang cepat atau dua sampai tiga jam sudah bisa tiba di Toraja dari Jakarta atau Denpasar," ujar Husain.

Husain menyebutkan, Jusuf Kalla sangat memperhatikan Toraja dan sangat ingin mengembalikan kejayaan pariwisata Toraja.

"Sekarang dua bupati diminta lanjut pertemuan dengan Pak Luhut untuk pengembangan wisata Toraja secara keseluruhan, juga akan dipertemukan dengan Tim Bank Dunia," tutur Husain.

Wapres RI, juga meminta pembentukan tim yang melibatkan akademisi Unhas dan UKI Toraja, serta Bank Dunia.

"Saya dengar komentarnya Pak luhut, Toraja akan dijadikan seperti Sibolangit, di Sumatera Utara," ucap Husain.

Hadir dalam rapat tersebut Menko Maritim, Menpar, Menhub dan MenPERA.(*)

Penulis: Yultin Rante
Editor: Mahyuddin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved