Bupati Tator Berang Namanya Dicatut Panitia Pengukuhan Kerajaan Toraja

Nicodemus, juga meminta kepada panitia untuk segerah meralat dan mencabut undangan yang berdedar di tengah masyarakat Toraja.

Bupati Tator Berang Namanya Dicatut Panitia Pengukuhan Kerajaan Toraja
yultin/tribuntoraja.com
Bupati Tana Toraja, Nicodemus Biringkanae 

TRIBUNTORAJA.COM, MAKALE - Bupati Tana Toraja (Tator), Nicodemus Bitingkanae, berang saat namanya dicatut panitia pengukuhan dewan adat kerajaan Toraja Tongkonan Sassa', pada undangan yang beredar di media sosial.

"Saya tidak pernah merekomendasikan, memyuruh pasang nama saya, dan saya tidak sama sekali tahu menahu tentang adanya kegiatan tersebut," kata Nicodemus Biringkanae, kepada TribunToraja.Com, saat ditemui di rumah jabatannya, Kecamatan Makale, Jumat (20/1/2017) siang.

Nicodemus, juga meminta kepada panitia untuk segerah meralat dan mencabut undangan yang berdedar di tengah masyarakat Toraja.

Sebelumnya panitia pelaksana yang juga sekertaris Kerajaan Tallo Makassar, Andi Rustan Rivai, menjelaskan tentang undangan yang beredar dimedia sosial masyarakat Toraja, Kamis (19/1/2017).

"Ini bentuk keprihatinan kami sebagai bagian dari Toraja, melihat terkikisnya adat budaya Toraja akan pengaruh budaya barat yang mulai masuk, bukan membuat adat baru Toraja," kata Andi Rustan Rivai, kepada TribunToraja.Com, melalui telepon, Kamis (19/1/2017) sore.

Pihak Humas Pemkab Tana Toraja juga menyebarkan klarifikasi tentang kegiatan ini.

Pada undangan ini tertera nama DYMM ketua pangku adat raja Tana Toraja To Matasak XIX, Mustamin Londa Puang Papai Langi'.

undangan selain pengukuhan, juga pertebalan Tongkonan Sassa', menjadi perbincangan masyarakat di Toraja baik di media sosial maupun di warung kopi.

Acara ini berlangsung di Ballroom Hotel Sahid, Kecamatan Mengkendek, Tana Toraja, Sabtu (1/2/2017) mendatang.

Ketua LN PKRV Dewan Adat Nasional, Prof. Irwannur Latubual, dan Bupati Tana Toraja, Nicodemus Biringkanae, akan direncanakan hadir.

Acara pengukuhan ini dilakukan oleh pengurus Dewan Adat Nusantara Sulawesi Selatan.

Sementara Wakil Ketua Aliansi Masyarakat Adat Nusantara (AMAN) Toraja yang juga turunan dari Puang Sangalla, Eric Crystal Rante Allo, akan melakukan konfrensi pers terkait adanya acara ini.

"Besok (Sabtu, 21/1/2017) kami akan lakukan konfrensi pers dimana keluarga Tongkonan Sassa dan AMAN Toraja akan klarifikasi soal adanya kerajaan Toraja," ungkap Cristhal atau Puang Manggura, kepada TribunToraja.Com, saat ditemui ditaman rakyat Makale, Jumat (21/1/2017) siang

Pada wilayah Toraja ada 32 daerah adat yang tidak menggunakan sistem kerajaan maupun kesultanan.

Penulis: Yultin Rante
Editor: Imam Wahyudi
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved