Yamaha Resmi Naikkan Harga, Dampak Aturan Pemerintah

Ini menyesuaikan dengan biaya administrasi pengurusan surat kendaraan yang berubah, melalui Peraturan Pemerintah Nomor 60 Tahun 2016

Yamaha Resmi Naikkan Harga, Dampak Aturan Pemerintah
TRIBUN TIMUR/SANOVRA JR
Karyawan Yamaha menawarkan motor kepada pelanggan di Dealer Motor Yamaha Suracojaya Abadi Motor, Jl Ap Pettarani, Makassar, Senin (19/9/2016). Suracojaya Abadi Motor akan membuka pengumpulan undian pada tanggal 25 September 2016 bagi pembelian semua tipe motor Sport Yamaha untuk nonton motoGP di Sepang Malaysia 2016 dan awal Oktober dilakukan pengundian. TRIBUN TIMUR/SANOVRA JR 

TRIBUN-TIMUR.COM- Manajemen PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM) resmi menaikkan harga jual sepeda motornya.

Ini menyesuaikan dengan biaya administrasi pengurusan surat kendaraan yang berubah, melalui Peraturan Pemerintah Nomor 60 Tahun 2016 tentang Jenis dan Tarif atas Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNPB) di Lingkungan Polri.

M Abidin, GM Aftersales Division YIMM mengonfirmasi kenaikan ini kepada KompasOtomotif.

Sebelumnya, Jumat (6/1/2017) Abidin mengatakan kalau keputusan kenaikan sudah diambil, tapi nominalnya belum ditentukan.

Kemudian pada Minggu (8/1/2017) Abidin menginformasikan kembali terkait penyesuaian tersebut.

Harga terbaru sudah ditampilkan pada situs resmi Yamaha Indonesia, kecuali harga Aerox 155 yang masih belum tercantum.

“Ternyata perubahannya tidak terlalu besar, ada di kisaran Rp 250.000. Kenaikan ini berlaku pada semua varian, untuk empat item yang berkaitan dengan roda dua, menyesuaikan dengan aturan baru PP 60 2016,” ucap Abidin.

Jika Yamaha sudah resmi menaikkan harga, Astra Honda Motor (AHM) masih melakukan pemantauan terhadap implementasi aturan yang baru, dalam satu pekan ke depan.

Meski aturan sudah diketuk palu, AHM masih berharap ada penundaan atau bahkan pembatalan. (Ghulam Muhammad Nayazri/Kompas.com)

Editor: Ilham Mangenre
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help