1 Januari 2017, Bungkusan Petasan Jadi Sampah Nomor 1 di Kota Pangkajene

Pesta kembang api menyisakan sampah dan kotoran pada malam pergantian tahun baru di Kota Pangkajene, Kabupaten Pangkep

PANGKAJENE, TRIBUN-TIMUR,COM-Pesta sentiasa menyisakan sampah dan kotoran.

Sampah pembungkus petasan, kembang api di pesta malam pergantian tahun 1 Januari 2017 di Kota Pangkajene, Kabupaten Pangkep, jadi kotoran nomor satu yang dibersihkan para Pasukan Kuning, kota yang di belah Sungai Pangkejene ini.

"Sampah kembang api ji, paling banyak di Tugu Bambu Runcing, Pak," kata Mas'ud, salah seorang petugas penyapu jalanan Kota Pangkajene, Pangkep, Minggu (1/1/2017) pukul 06.46 wita pagi.

Bersama enam penyapu jalan dari Dinas Pemukiman dan Kebersihan Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan (Pangkep), Mas'ud tengah menyelesaikan titik ketiga pusat keramaian Malam Tahun Baru 2017 di Kota Pangkajene.

Titik pertama di sekitar Tugu Bambu Runcing, titik kedua panggung hiburan di depan Rumah Jabatan Bupati Pangkep, dan titik ketiga panggung hiburan di Jl Penghibur, Mattoanging, bantaran utara Sungai Pangkajene.

Pria asal Kampung Pasui, Desa Sapanang, Kecamatan Bungoro, sekitar 9 km sebelah tenggara Ibu Kota Kabupaten ini, mengaku mulai membersihkan sejak pukul 05.30 wita.

Di dua titik penyapuan sebelumnya, sampah yang mendominasi di sepanjang badan dan bahu jalan pusat kota kabupaten penghasil bandeng itu, adalah bungkusan petasan dan kembang api.

"Yang paling banyak itu kembang api yang Rp 15 ribu dua, kertas bulo-bulo," ujar Masud, merujuk jenis petasan yang ditembakkan ke udara lalu memercikkan 5 hingga 6 bunga api berwarna-warni.

Di mobil truk pengakut sampah yang mengantar kelompok penyapu ruas jalan kota ini, memang didominasi bungkusan petasan yang seukuran pipa 3/4.

Ada warna merah, kuning, dan biru. Inilah jenis petasan yang mendominasi bebunyian malam pergantian tahun di Sulsel, termasuk kota Berjarak 53 km sebelah utara ibu kota provinsi Sulsel ini. (*)

Penulis: Thamzil Thahir
Editor: Rasni
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved