Tidak Terima Ditagih, Warga Pa'borongan Jeneponto Aniaya Abd Rifai

Kejadian bermula saat Rifai mendatangi rumah Syarifuddin untuk menagih uang rental mobil sebanya Rp 10 juta.

Tidak Terima Ditagih, Warga Pa'borongan Jeneponto Aniaya Abd Rifai
muslimin/tribunjeneponto.com
ILUSTRASI: Penganiayaan

TRIBUNJENEPONTO.COM, KELARA - Abd Rifai Untung menjadi korban penganiayaan di Kampung Pa'borongan, Kelurahan Tolo Barat, Kecamatan Kelara, Kabupaten Jeneponto, Selasa (13/12/2016).

Kepada polisi, Abd Rifai (42), warga Jl Cakalang, Kecamatan Bantaeng, Kabupaten Bantaeng itu, mengaku dianiya oleh Syarifuddin.

Kejadian bermula saat Rifai mendatangi rumah Syarifuddin untuk menagih uang rental mobil sebanya Rp 10 juta.

Syarifuddin yang tidak terimah ditagih pun lansung melayangkan pukulan ke arah dagu Rifai.

Akibatnya dagu Rifai pun lebam.

Tidak hanya itu, Rifai juga mengaku dikejar oleh Syarifuddin dengan menggunakan sebilah parang sambil berkata "kubunoko (kubunuh kau)", ungkap Rifai menirukan teriakan Syarifuddin kepada polisi.

Beberapa warga yang melihat kejadian tersebut lansung menahan aksi nekat Syarifuddin.

Kejadian tersebut dalam pengananan Polres Jeneponto, dengan nomor laporan LP/B/413/XII/2016/Res Jeneponto/Sek. Kelara, atas dugaan penganiayaan dan pengancaman.

Penulis: Muslimin Emba
Editor: Imam Wahyudi
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help