Home »

Bone

Kejari Bone: Dua Mantan Pejabat PDAM Ditetapkan Tersangka Korupsi Rp 652 Juta

Dua mantan pejabat PDAM Bone unit Biru ditetapkan tersangka terkait penerimaan storan rekening air sejak 2010 - 2015 sebanyak Rp 1, 67 Milyar.

Kejari Bone: Dua Mantan Pejabat PDAM Ditetapkan Tersangka Korupsi Rp 652 Juta
justang/tribunbone.com
Kepala Kejaksaan Negeri Bone M Nasir Hamzah dalam konfrensi pers di Kantor Kejari Bone, Jl. Yos Sudarso, Kecamatan Tanete Riattang Timur, Rabu (30/11/2016) sore. 

TRIBUNBONE.COM, TANETE RIATTANG TIMUR - Kejaksaan Negeri Bone menetapkan dua mantan pejabat PDAM Bone Unit Biru sebagai tersangka penyalahgunaan rekening air PDAM Unit Biru senilai Rp 1, 76 milyar, dengan dugaan korupsi sebesar Rp 652 juta.

Hal itu disampaikan oleh Kepala Kejaksaan Negeri Bone M Nasir Hamzah dalam konfrensi pers di Kantor Kejari Bone, Jl. Yos Sudarso, Kecamatan Tanete Riattang Timur, Rabu (30/11/2016) sore.

"Kami lakukan penggeledahan tadi itu di Kantor PDAM Bone dan Kantor PDAM Unit Biru terkait penetapan tersangka Andi Nursiha jabatannya sebagai kepala seksi administrasi dan keuangan unit biru dan atasannya Andi Singkeru Rukka, keduanya sudah ditetapkan tersangka," ujar M Natsir Hamzah.

Dua mantan pejabat PDAM Bone unit Biru ditetapkan tersangka terkait penerimaan storan rekening air sejak 2010 - 2015 sebanyak Rp 1, 67 Milyar.

"Akan tetapi tersangka tidak menyetor semuanya, ada selisih kerugian negara sekitar Rp 652 juta sekian tidak bisa dipertanggung jawabkan," ujar M. Natsir Hamzah.

Sebelumnya, Pihak Kejari Bone menggeledah beberapa ruangan di Kantor PDAM Bone yang terletak di Jl. Gunung Jaya Wijaya, Kecamatan Tanete Riattang, Watampone, Rabu (30/11/2016) siang.

Kemudian pihak Kejari Bone melanjutkan penggeledahan itu ke Kanto Unit Biru, Jl. Kolonel Andi Dadi, Kecamatan Tanete Riattang.

Ikuti kami di
Penulis: Justang Muhammad
Editor: Imam Wahyudi
Sumber: Tribun Timur
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2016
About Us
Help