Home »

Lutim

Lima Korban Meninggal Tersambar Petir di Luwu Timur Dimakamkan di Lereng Gunung

Sejumlah pejabat Pemerintah Kabupaten Luwu Timur dijadwalkan hadir pada saat penguburan, lokasinya di lereng gunung di desa tersebut.

Lima Korban Meninggal Tersambar Petir di Luwu Timur Dimakamkan di Lereng Gunung
ivan/tribunlutim.com
Bupati Luwu Timur, Thorig Husler menjenguk seorang korban tersambar petir di ruang ICU RSUD I Lagaligo Wotu, Selasa (29/11/2016). 

TRIBUNLUTIM.COM, TOMONI TIMUR - Jenasah lima korban meninggal tersambar petir di Desa Cendana Hitam, Kecamatan Tomoni Timur, Luwu Timur, rencananya dimakamkan Kamis (1/12/2016).

Korban meninggal adalah Putu Suwanto, Wayan Sugiarto, Wayan Widyana, Putu Wisnawo, dan Made Wibawo.

Saat ini, jenasah disemayamkan di rumah masing-masing korban di Desa Cendana Hitam.

Agar awet, seluruh jenasah diberi es batu.

"Iya, tidak pake formalin, karena kalau pakai formalin agak menyengat baunya," kata Jeger Aryadi Putra, rekan korban kepada TribunLutim.com, Selasa (29/11/2016).

Warga setempat juga menggelar doa dan ritual umat Hindu sebelum jenasah dikubur.

Sejumlah pejabat Pemerintah Kabupaten Luwu Timur dijadwalkan hadir pada saat penguburan, lokasinya di lereng gunung di desa tersebut.

Sekitar pukul 17.00 Wita, Senin (28/11/2016), dilaporkan 12 warga Desa Cendana Hitam tersambar petir.

Satu di antara 12 korban, selamat tidak mengalami luka bakar.

Enam korban lainnya masih dirawat di RSUD I Lagaligo adalah Made Kiana, Made Letor, Gede Suardika, Ketut Suwindiyo, Nyoman Swastika dan Putu Sudiarna.

Seluruh korban warga Desa Cendana Hitam, Kecamatan Tomoni Timur.

Penulis: Ivan Ismar
Editor: Imam Wahyudi
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help