TribunTimur/

Cara Atasi Gejala “Body Roll” Pada Mobil

Biasanya pemilik mobil memasang batang besi warna orange atau merah di kolong belakang mobil,” ucap Iwan.

Cara Atasi Gejala “Body Roll” Pada Mobil
TRIBUN TIMUR/ MUH ABDIWAN
Ketua panitia IOX FCM Abdul Azis (kanan) memantau kesiapan dan kelengkapan mobil peserta yang akan mengikuti kompetisi Indonesia Offroad Expedition (IOX) Friends and Challenge Makassar di Monumen Mandala makassar, Kamis (17/11/2016). 

TRIBUN-TIMUR.COM- Mobil mengalami body roll atau limbung, bisa membuat penumpang merasa kurang aman dan nyaman.

Bahkan jika kondisi ini terjadi pada kecepatan tinggi, bisa berpotensi membuat mobil terbalik.

Iwan Abdurahman, Repair Service Manager Workshop Department Technical Service Division PT Toyota Astra Motor (TAM) memberikan beberapa langkah yang bisa jadi referensi, untuk mengurangi atau menghilangkan body roll pada mobil.

“Pertama yaitu mengganti suspensi mobil lebih keras. Namun, ini tentu akan membuat mobil juga terasa lebih keras, gerobak style istilahnya,” ujar Iwan kepada KompasOtomotif, Kamis (24/11/2016).

Memang, kestabilan dan kenyamanan kabin memang kadang bertolak belakang.

Menurut Iwan, mengatasi kondisi body roll ada juga dengan menambahkan penguat rangka bodi. Seperti melakukan pemasangan safety bar, yang ditempatkan pada ruang mesin depan.  

“Lalu, cara lainnya yaitu dengan sway bar atau anti roll bar, yang mengikat suspensi kiri dan kanan bagian belakang belakang mobil.

Biasanya pemilik mobil memasang batang besi warna orange atau merah di kolong belakang mobil,” ucap Iwan. (Ghulam Muhammad Nayazri/Kompas.com)

Editor: Ilham Mangenre
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help