Soal Bandara Toraja, Wagub Agus Arifin Nu'mang: Dari Dulu Saya yang Perjuangkan

Belakangan ini, muncul segelintir tokoh yang mengklaim sebagai "pahlawan" proyek bandara yang mangkrak tersebut.

Soal Bandara Toraja, Wagub Agus Arifin Nu'mang: Dari Dulu Saya yang Perjuangkan
TRIBUN TIMUR/HASRUL
Wakil Gubernur Sulsel, Agus Arifin Numang 

TRIBUNTORAJA.COM- Wakil Gubernur Sulsel Agus Arifin Nu'mang menyebut kelanjutan proyek Bandara Buntu Kunyi di Kecamatan Mengkendek Tana Toraja juga keringat perjuangannya.

Belakangan ini, muncul segelintir tokoh yang mengklaim sebagai "pahlawan" proyek bandara yang mangkrak tersebut.

Baca juga: Markus Nari: Rp 400 Miliar untuk Bandara Buntu Kunyi Tahun Depan

"Diluruskan saja kareba (berita), dari dulu saya yang perjuangkan bandara baru. Karena bandara Pongtiku yang ada sekarang tidak bisa dikembangkan lagi," kata Agus Arifin Nu'mang kepada tribuntoraja.com, Rabu (23/11/2016) siang.

Hal lain, bakal calon gubernur Sulsel ini menyayangkan unjuk rasa yang menolak proyek bandara baru Toraja.

"Bandara Pongtiku tidak bisa lagi dikembangkan karena lokasi dan aspek keselamatan penerbangan sehingga harus dipindahkan (ke proyek Bandara Buntu Kunyi).

Kalo ada kelompok yang menolak saya harap mereka diberi pemahaman pentingnya bandara untuk pengembangan Toraja khususnya, sebagai destinasi wisata utama di Sulsel," ujar Agus.

Proyek bandara tersebut menelan APBN tahun 2015 senilai Rp 258 miliar dan akan dilanjutkan setelah disetujui oleh Pemerintah Pusat pada APBN tahun 2017, anggaran Rp 300 miliar.

"Kita bisa melihat Bandara Bua di Luwu sekarang sudah didarati pesawat ATR dengan kapasitas 60-70 penumpang, dan bisa memangkas waktu tempuh dari delapan jam naik mobil, menjadi 40 menit dengan pesawat," tutur Agus. (*)

Penulis: Yultin Rante
Editor: Ilham Mangenre
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help