Sawah Digenangi Limbah Teh Gelas, Petani Maros Terancam Gagal Panen

Bahkan, limbah berwarna kuning dan berbau busuk itu masih tergenang di sawah warga sehingga mengakibatkan, sejumlah bibit padi sudah mati.

Sawah Digenangi Limbah Teh Gelas, Petani Maros Terancam Gagal Panen
TRIBUN TIMUR/ANSAR
Sawah di Dusun Bontosunggu, Desa Minasa Baji, Kecamatan Bantimurung, Maros, Sulawesi Selatan digenangi limbah teh gelas. Petani terancam gagal panen. 

Laporan Wartawan Tribun Timur, Ansar Lempe

TRIBUN TIMUR.COM, MAROS - Petani di Dusun Bontosunggu, Desa Minasa Baji, Kecamatan Bantimurung, Maros, Sulawesi Selatan terancam gagal panen lantaran limbah perusahaan PT CS2 Pola Sehat yang memproduksi teh gelas  genangi areal sawah.

Seorang warga Bontosunggu, Andis mengatakan, Kamis (20/10/2016) puluhan hektare sawah yang berada di belakang pabrik dan telah tertanami padi terancam gagal panen.

"Kemungkinan besar gagal panen gara-gara limbah teh gelas itu. Petani jadi korban limbah yang merembes ke sawah kami. Padahal, padinya sudah kami pupuk," katanya.

Bahkan, limbah berwarna kuning dan berbau busuk itu masih tergenang di sawah warga sehingga mengakibatkan, sejumlah bibit padi sudah mati.

Meski masih ada yang hidup, namun padinya tidak berkembang maksimal dan tidak rata. Warga setempat heran dengan bocornya limbah tersebut karena tidak pernah ditemukan adanya pembuangan ke sawah warga.

"Kami juga heran, kenapa limbah teh gelas masuk ke sawah dan genangi padi. Sementara pihak teh gelas belum pernah ada tindak lanjut," ujarnya.

Hal serupa kerap terjadi setiap tahunnya. Namun pihak teh gelas terkesan melakukan pembiaran.

Selain padi, ikan yang berada di sungai juga mati, begitu juga dengan ayam warga.

Penulis: Ansar
Editor: Ina Maharani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help