Pemkab Lutim Usul Hutan Lindung Jadi Hutan Produksi, Ini Luasnya

Menurut Husler, usulan bertujuan sebagai salah satu upaya penanganan konflik kawasan hutan di Luwu Timur.

Pemkab Lutim Usul Hutan Lindung Jadi Hutan Produksi, Ini Luasnya
ivan/tribunlutim.com
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) mengusulkan hutan lindung seluas 78.117 Hektare menjadi hutan produksi dan Areal Pengunaan Lain (APL) di wilayah Luwu Timur. 

TRIBUNLUTIM.COM, MALILI - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) mengusulkan hutan lindung seluas 78.117 Hektare menjadi hutan produksi dan Areal Pengunaan Lain (APL) di wilayah Luwu Timur.

Usulan disampaikan kepada Direktorat Jenderal (Ditjend) Planologi Kehutanan dan Tata Lingkungan, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan RI.

Terdiri dari 42.270 Hektare beralih menjadi hutan produksi dan seluas 30.847 Hektare untuk APL.

"Intinya kami berharap Pemerintah Pusat dalam hal ini Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) menyetujui pengajuan pelepasan kawasan hutan kami usulkan," kata Husler dalam rilisnya kepada TribunLutim.com, Kamis (6/10/2016).

Dalam Rapat kordinasi (Rakor) Usulan Perubahan Kawasan Hutan terkait revisi Rencana Tata Ruang Wilayah Provinsi (RTRWP) Sulawesi Selatan, di Gedung Manggala Wanabakti, Jakarta.

Menurut Husler, usulan bertujuan sebagai salah satu upaya penanganan konflik kawasan hutan di Luwu Timur.

Dalam rapat ini, Husler mendampingi Wakil Gubernur SulSel Agus Arifin Mu'mang. Ada juga kepala Dinas Kehutanan Luwu Timur Andi Makkaraka dan Kepala Kantor KPHL, Mandar.

"Dalam waktu yang tidak terlalu lama akan membentuk tim terpadu untuk proses pelepasan kawasan hutan tersebut," kata Direktur Jenderal Planologi dan Tata Lingkungan Kementerian LHK, Prof. Dr. Ir San Afri Awang, M.Sc, menanggapi.

Rakor turut dihadiri tim Akademisi Universitas Hasanuddin, sebelas Bupati serta perwakilan kabupaten di SulSel yang mengusulkan perubahan kawasan hutan.

Penulis: Ivan Ismar
Editor: Imam Wahyudi
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved