Anak Muda Investasi Emas Buat Biaya Nikah

Kaum mudapun kini sudah mulai melirik emas sebagai tabungan masa depan.

Anak Muda Investasi Emas Buat Biaya Nikah
TRIBUN TIMUR/SAKINAH SUDIN
Produk emas batangan dan perhiasan Antam. 

Laporan Wartawan Tribun Timur, Sakinah Sudin

TRIIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR- Emas menjadi salah satu produk investasi primadona. Hal ini karena emas dikatakan punya daya tahan terhadap inflasi. Tak hanya orang tua, kaum mudapun kini sudah mulai melirik emas sebagai tabungan masa depan.

Hal tersebut diungkapkan Makassar Representative Head PT Antam (Aneka Tambang) Logam Mulia Makassar Zet Logen, kepada Tribun, Selasa (20/9/2016).

Zet mengatakan pada Agustus pihaknya membukukan penjualan sebanyak 14 kilogram (kg). Dari total penjualan tersebut, 30 persen diantaranya adalah kaum muda usia 17-32 tahun. Memang sebagian besar yakni 70 persen masih dari kalangan usia di atas 32 tahun.

Namun angka 30 persen itu menunjukkan pertumbuhan yang sangat signifikan dibanding tahun lalu. Pada periode sama tahun lalu, segmen usia tersebut hanya berkontribusi sekitar 5 persen dari total penjualan 9 kg.

Hal ini, kata Zet, menujukkan jika sudah mulai menyadari bahwa emas menjadi investasi yang sangat bagus di tengah kondisi zaman yan tidak menentu. Selain tahan inflasi, emas juga memiliki likuiditas yang tinggi. Pada tahun 2016 ini, emas mencatat kenaikan 27 persen jauh di atas suku bunga bank 6-7 persen.

Zet melanjutkan, beda usia beda pula pilihan berinvestasi. Saat usia 32 tahun ke atas memilih investasi emas batangan, anak muda justru memilih produk BRANKAS (Berencana Aman Kelola Emas).

"Usia di atas 32 tahun itu investasi emas batangan guna mengamankan harta, sementara anak muda kebanyakan investasinya ke BRANKAS untuk tujuan jangka panjang dan menengah. Biasanya buat biaya nikah ataupun tabungan naik haji," kata Zet.

"Dari 30 persen anak muda tadi, 25 persen diantaranya memilih BRANKAS," imbuhnya.

Ia menambahkan anak muda yang berinvetasi emas berasal dari berbagai profesi, diantaranya pegawai Badan Usaha Milik Negara (BUMN), karyawan swasta, Polri, dan TNI.

Lebih jauh Zet mengatakan kebanyakan anak muda yang berinvestasi emas adalah kaum hawa. Sayangnya, pihaknya tidak memiliki angka persentase seberapa besar kontribusi wanita dalam berinvestasi emas. (*)

Penulis: Sakinah Sudin
Editor: Suryana Anas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help