Arqam Azikin: Maddusila Sudah Raja, Lima Kali Ingin Jadi Bupati Gowa

Ia pun meminta masyarakat untuk melihat jernih atas konflik Adnan Ichsan Yasin Limpo dan Maddusila Andi Idjo.

Arqam Azikin: Maddusila Sudah Raja, Lima Kali Ingin Jadi Bupati Gowa
HANDOVER
Arqam Azikin bersama anggota forum dosen 

Laporan Wartawan Tribun Timur, Hasim Arfah

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR- Pengamat Politik Unismuh Makassar, Arqam Azikin menganggap masyarakat tak bisa menyalahkan Bupati Gowa Adnan Purichta IYL saja.

Ia pun meminta masyarakat untuk melihat jernih atas konflik Adnan Ichsan Yasin Limpo dan Maddusila Andi Idjo.

"Konflik dan perseteruan mereka ini kan sudah berlangsung selama 20 tahun. Maddusila sudah lama menasbihkan dirinya sebagai raja namun lima kali ingin menjadi Bupati," katanya, Selasa (13/9/2016).

Ia pun mengakui mencium adanya sisa-sisa konflik Pilkada Gowa.

"Selama ini Maddusila selalu maju dan selalu kalah dari kelurga YL mulai dari Syahrul Yasin Limpo, Ichsan Yasin Limpo hingga Adnan, yang tak lain generasi kedua keluarga YL," ujar Pendiri Sekolah Kebangsaan ini.

Maddusila terakhir kalah dari pertarungan Pilkada Gowa 2015 lalu dari pasangan Adnan IYL-Abd Rauf Karaeng Kio.

Sehingga, dia pun menganggap perdebatan antara persepsi Maddusila dan Adnan tak akan selesai jika ikut ego masing-masing.

"Legalitas dengan adanya perda, cara ini dapat diberikan prosesnya melakukan jalur hukum. Semoga dgn pendekatan masing-masing dpt memberikan ruang menyamakan persepsi, perspektif dan legalitas," katanya.

Sehingga, dia meminta Adnan dan Maddusila duduk bersama dalam mencari titik temu dan menurunkan tensi masing-masing demi kepentingan rakyat Gowa.

"Bila memungkinkan dan diberi kesempatan maka kami siap memberikan alternatif jalan keluar agenda yang dapat memulai proses sosial kemasyarakatan di Gowa ke depan. (*)

Penulis: Muh. Hasim Arfah
Editor: Anita Kusuma Wardana
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved