Dapat Kabar Menang Undian, Mahasiswi STISIP Rappang Ini Malah Kena Tipu

Pelaku menghubungi langsung telepon seluler milik korban.

Dapat Kabar Menang Undian, Mahasiswi STISIP Rappang Ini Malah Kena Tipu
Fatin/tribunsidrap.com
Nursiah (21), warga Callaccu Benteng, Kelurahan Benteng, Kecamatan Baranti, Sidrap, melapor ke Sentra Pelayanan Kepolisian (SPK) Polres Sidrap, Jl Bau Massepe, Kelurahan Pangkajene, Kecamatan Maritengngae, Kabupaten Sidrap, Jumat (19/8/2016) karena ditipu. 

TRIBUNSIDRAP.COM, MARITENGNGAE - Mahasiswa bernama Nursiah (21), warga Callaccu Benteng, Kelurahan Benteng, Kecamatan Baranti, Sidrap, kehilangan seluruh uang tabungannya sebesar Rp 5,8 juta.

Kasus ini langsung dilaporkan ke Sentra Pelayanan Kepolisian (SPK) Polres Sidrap, Jl Bau Massepe, Kelurahan Pangkajene, Kecamatan Maritengngae, Kabupaten Sidrap, Jumat (19/8/2016).

Dihadapan penyidik, mahasiswi semester dua STISIP Rappang ini mengaku baru sadar tertipu setelah uang yang dijanjikan pelaku dari hasil undian salah satu perusahaan seluler, PT Telkomsel, sebesar Rp 8 juta tak kunjung ditransfer.

Modusnya menggunakan pesan singkat Short Message Service (SMS) dengan iming-iming korban baru saja memenangkan undian yang diumumkan melalui salah satu stasiun Televisi Trans 7.

Pelaku menghubungi langsung telepon seluler milik korban.

"Selamat Anda salah satu pelanggan kami yang beruntung mendapat undian Bonus Ekstra Telkomsel sebesar Rp 8 juta tunai," begitu ucapan pelaku yang ditirukan korban saat memberikan keterangan kepada polisi.

Menurut korban, untuk meyakinkan dirinya, pelaku mengirimkan pesan seolah-olah pengirim pesan tanpa nomor itu tertulis dari Telkomsel.

Disinilah korban percaya dan meladeni telepon panggilan pelaku dan menstransfernya 3 kali

"Saya disuruh memasukkan kode dan rekening Bank Mandiri. Jujur saya tidak tahu sama sekali kalau saya yang transfrer uang, karena saya disitu disuruh milih transfer dan memasukkan nomor rekening. Baruka sadar pak saya cek rekeningku justru uang saya Rp 5.800.000 sudah hilang pak," ujar Nursiah.

Nursiah belum selesai diperiksa di kantor polisi, pelaku kembali menelpon meminta untuk ditransferkan uang sebesar Rp 3,2 juta.

Sehingga polisi meminta korban tetap meladeni pelaku dan mencoba melacak nomor pelaku.

"Kami masih lacak nomor dan keberadaan pelaku. Ini kasus penipuan model baru karena SMS yang dikirim itu tertulis pengirim dari Telkomsel, makanya korban yakin percaya saja. Makanya, korban berhasil tertipu dan baru sadar setelah rekening miliknya terkuras habis," ujarnya Kasat Reskrim Polres Sidrap, AKP Chandra Yudha Pranata.

Kasus ini, kata Chandra, masih didalami karena nomor serta bukti transfer korban kepada pelaku diamankan untuk kepentingan pelacakan keberadaan pelaku.

"Nomor pelaku sudah ada dan slip bukti transfer rekening Bank Mandiri juga kita ambil. Ini sebenarnya modus lama, tapi pelaku memperbaharuinya dengan mengirim SMS dari nomor yang tertulis Telkomsel," katanya.

Penulis: St. Fathin Hamidah
Editor: Imam Wahyudi
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help