Baru Dilantik, Kadishub Gowa Siap Benahi Jalur Arus Mudik

Mantan Sekretaris Dishubkominfo ini, dilantik dan diambil sumpahnya langsung oleh Bupati Gowa, Adnan Purichta IYL

Baru Dilantik, Kadishub Gowa Siap Benahi Jalur Arus Mudik
HANDOVER
Bupati Gowa, Adnan Purichta IYL menyerahkan SK pengangkatan kepada Kadishubkominfo baru, Abdul Kadir (kanan) 

Laporan Wartawan Tribun Timur Wa Ode Nurmin

TRIBUN-TIMUR.COM, SUNGGUMINASA- Abdul Kadir, resmi dilantik sebagai Kepala Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika Gowa, di Baruga Karaeng Galesong, Kantor Bupati Gowa, Kamis (23/6/2016).

Mantan Sekretaris Dishubkominfo ini, dilantik dan diambil sumpahnya langsung oleh Bupati Gowa, Adnan Purichta IYL, dan dihadiri sejumlah unsur muspida dan pimpinan SKPD.

Kadir sendiri saat diwawancarai media terkait apa yang harus dilakukan setelah dilantik, mengatakan jika arus mudik juga menjadi perhatian saat ini.

"Untuk arus mudik tentu harus dibenahi. Dan saya akan mengikuti rapat di provinsi nantinya untuk membahas itu," katanya.

Persoalan lain, kata Kadir, yaitu pembenahan persoalan perlintasan truk.

"Perintah bupati meminta bekerja lebih efektif. Terutama truk lebih dipertegas untuk tidak melintas, juga mobil molen diminta sebelum beroperasi harus memohon izin melintas,".

Dia juga akan menindaki jika ada para pengusaha yang main kucing-kucingan dengan petugas.

"Jadi sesuai peraturan Bupati, perlintasan untuk truk di jalan kabupaten memang tidak dibenarkan, dan jika ada, harus ditahan. Kecuali jika ada sesuatu hal ataupun ada ijin. Kita beri dispensasi jika memang ada alasan tertentu, " katanya lagi.

Bupati Gowa, Adnan Purichta YL dalam sambutannya menekankan dan mengimbau untuk menjaga agar jalan tidak rusak hanya karena kepentingan truk-truk yang memiliki kepentingan sendiri yang setiap hari beroperasi di jalan kabupaten.

"Ini adalah tugas bagaimana perhubungan tidak memberi ijin bagi truk-truk untuk melintas di jalan kabupaten, kecuali ada kebijakan bagi truk pengangkut BBM, pengangkut sembako, dan pengangkut aspal, dan juga truk-truk lain jika memiliki surat ijin untuk melintas," ujarnya.

Pemerintah juga berharap bahwa pihak yang berwajib hangan ada yang membackup mobil truk. Sesuai peraturan bupati sebelumnya, yakni tidak ada 10 roda yang melintas di jalan kabupaten.

Selain itu, pimpinan baru diminta segera membuat naskah akademik terkait persoalan tersebut untuk segera didorong untuk jadi Perda. (*)

Penulis: Waode Nurmin
Editor: Anita Kusuma Wardana
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help