Buruh PT Lonsum Balambessie Bulukumba Tolak Sistem Kerja Borong

Karena sistem ini dinilai mengurangi pendapatan pekerja harian lepas

Buruh PT Lonsum Balambessie Bulukumba Tolak Sistem Kerja Borong
TRIBUN TIMUR/SAMSUL BAHRI
Pekerja PT Lonsum Balambessie, Bulukumba menolak sistem kerja borong menadah getah karet, Selasa (10/5/2016).

Laporan Wartawan Tribun Timur, Syamsul Bahri

TRIBUN-TIMUR.COM, BULUKUMBA -Pekerja PT Lonsum Balambessie, Bulukumba menolak sistem kerja borong menadah getah karet, Selasa (10/5/2016).

Pasalnya, sistem ini dinilai mengurangi pendapatan pekerja harian lepas dan juga melanggar PP.78 pasal 17.

Mereka juga meminta kepada pihak manajemen akan mengangkat pekerja telah bekerja selama tiga bulan sebagai pegawai tetap.

Aksi ini dipimpin oleh Asri Pato. Aksi mereka juga berlanjut hingga di kantor DPRD setempat dan kantor Bupati Bulukumba.

"Kita yang di Bulukumba belum bisa mengambil kebikan. Sebab kebijakan di perusahaan oleh manajemen yang ada di kantor pusat di Jakarta," ujar Humas PT Lonsum Muh Rusli. (*)

Penulis: Samsul Bahri
Editor: Suryana Anas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help