VIDEO ON DEMAND

VIDEO: Kesaksian Warga Atas Tuduhan Pengusiran oleh Lurah Mangasa

Sambil memeragakan gaya Handri (Pelapor), Dg Intan mengungkapkan bahwa Handri juga tidak sopan

Laporan Wartawan Tribun Timur Munawwarah Ahmad

TRIBUN-TIMUR. COM, MAKASSAR- Kasus tuduhan pengusiran warga oleh Lurah Mangasa, Darwis Syar masih bergulir. Ia adalah Handri Siswoyo salah seorang pengusaha outsourching yang mengaku diusir beberapa waktu lalu. Handri saat itu hendak meminta tanda tangan Darwis terkait permohonan izin gangguan SITU/SIUP usahanya PT. Glory Posperindo Sejahtera.

Kasus ini kemudian sampai ke telinga Wali Kota Makassar, Danny Pomanto dan meminta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Makassar untuk segera menyelesaikan masalah tersebut.

Sementara Rabu (23/3/2016), salah seorang warga Mangasa, Widiawati Dg Intan memberikan kesaksiannya kepada Tribun bahwa lurahnya tidak melakukan pengusiran.

"Saya tidak terima lurah kami yang baik dituduh begitu. Saya bisa ceritakan semuanya kalau perlu karena adaka kebetulan itu waktu. Pikir maki, itu warga datang pakai celana pendek dan sendalji urus sesuatu. Tapi pas pegawai mintaki kembali sempurnakan berkasnya, ngototki dan sigeaki bahkan ribut-ribut dengan pegawai kelurahan. Nah bapak dengarki ribut-ribut keluarmi dan ketemumi itu orang",ujar Dg Intan.

Sambil memeragakan gaya Handri (Pelapor), Dg Intan mengungkapkan bahwa Handri juga tidak sopan dengan mengangkat kakinya satu keatas pahanya dan parahnya lagi katanya karena tidak memerlihatkan etika yang baik di hadapan lurah yang saat itu mengenakan seragam dinas.(*)

Penulis: Munawwarah Ahmad
Editor: Anita Kusuma Wardana
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved