KM Marina Karam

Pencarian Korban KM Marina Baru Resmi Dihentikan

Setelah pencarian korban dilakukan selama satu minggu ditambah tiga hari pencarian lanjutan, operasi akhirnya dihentikan.

Pencarian Korban KM Marina Baru Resmi Dihentikan
TRIBUN TIMUR/SANOVRA JR
Direktur Operasi dan Latihan Basarnas, Brigjen Marinir Ivan Ahmad Titus (kiri) memberikan keterangan kepada wartawan saat melakukan Konferensi pers terkait penemuan pesawat Aviastar DHC6/PK-BRM di Media Center Bandara Internasional Sultan Hasanuddin, Makassar, Sulsel, Senin (5/10/2015) malam. Dalam keterangannya, pesawat Aviastar DHC6/PK-BRM yang hilang kontak pada Jumat (02/10) 2015 telah ditemukan di Gunung Latimojong, Dusun Ulu salu, Desa Gamaru, Kecamatan Latimojong, Kabupaten Luwu, Sulawesi Selatan. TRIBUN TIMUR/SANOVRA JR

Laporan Wartawan Tribun Timur Fahrizal Syam

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Pencarian korban kapal tenggelam KM Marina Baru 2B di Teluk Bone akhirnya resmi dihentikan sore tadi, Selasa (29/12/2015) pada pukul 17.00 wita.

Setelah pencarian korban dilakukan selama satu minggu ditambah tiga hari pencarian lanjutan, operasi akhirnya dihentikan.

Direktur Operasi dan Latihan Basarnas Brigjen (Mar) Ivan Ahmad Titus dalam pesan singkatnya mengatakan operasi pencarian resmi dihentikan namun silanjutkan dengan siaga SAR.

"Operasi SAR KM Marina Baru telah ditutup sore tadi pada pukul 17.00 wita dan dilanjutkan dengan siaga SAR di pos Kolaka," kata Ivan.

Ivan menamvahkan, seluruh peralatan pendukung telah ditarik ke home base masing-masing.

"Seluruh peralatan, kapal, dan pesawat terbang sudah ditarik kembali ke home base masing-masing," tambahnya.

Sepuluh hari sejak tenggelamnya KM Marina Baru di Teluk Bone, 106 korban dari 118 penumpang kapal berhasil ditemukan. 66 di antaranya ditemukan sudah tak bernyawa, sementara 12 orang lainnya hingga saat ini belum ditemukan. (*)

Penulis: Fahrizal Syam
Editor: Anita Kusuma Wardana
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help