Rupiah Melemah

Rupiah Kembali Tembus Level 14.100

Data Bloomberg pukul 08.45 WIB menunjukkan, mata uang garuda melorot ke posisi Rp 14.132 per dollar AS

Rupiah Kembali Tembus Level 14.100
SHUTTERSTOCK
Ilustrasi tukar rupiah melemah terhadap dollar AS 

TRIBUN-TIMUR.COM, JAKARTA - Nilai tukar rupiah pada awal perdagangan di pasar spot Rabu (2/9/2015), makin terpuruk hingga kembali menembus level 14.100.

Data Bloomberg pukul 08.45 WIB menunjukkan, mata uang garuda melorot ke posisi Rp 14.132 per dollar AS, dibanding penutupan kemarin pada 14.097,5.

Hari ini rupiah diprediksi bergerak turun. Turunnya harga komoditas-komoditas di tengah perlambatan ekonomi global bisa menyeret pelemahan rupiah lebih dalam.

Isu perlambatan global yang semakin menjangkiti ekonomi AS kembali memuncak malam tadi. Selain data ekonomi Tiongkok serta AS yang jauh dari memuaskan, ancang-ancang IMF untuk kembali memangkas proyeksi pertumbuhan global mengundang kepanikan terutama di pasar saham.

Imbal hasil US Treasury 10 tahun turun tajam 6 basis poin, sejalan dengan penurunan tajam S&P 500 hingga 2,96 persen. Volatilitas diperkirakan akan tetap tinggi paling tidak hingga FOMC meeting di minggu kedua bulan September ini.

Inflasi yang diperkirakan naik justru turun di Agustus di Indonesia. Dampak penurunan harga minyak serta perlambatan ekonomi domestik sepertinya lebih mendominasi inflasi agustus mengungguli kenaikan harga pangan akibat musim kering.

Rupiah pun justru melemah merespon data inflasi walaupun mata uang lain di Asia berhasil menguat cukup signifikan terhadap dollar AS. Cadangan devisa yang datang akhir pekan ini diperkirakan kembali turun, berpotensi meningkatkan kekhawatiran terhadap kemampuan BI mencegah depresiasi rupiah yang terlalu dalam.

"Rupiah berpeluang kembali melemah hari ini melihat harga komoditas yang turun drastis," demikian riset Samuel Sekuritas Indonesia. (*)

Editor: Suryana Anas
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved