TribunTimur/

Astaga, Inilah Kesesatan Dalam Pacaran

Padahal, ketika bertemu Allah Ta’ala dalam shalat, ia tak berdandan serapih, sebersih dan sesopan itu.

Astaga, Inilah Kesesatan Dalam Pacaran
shutterstock.com
ilustrasi 

MAKASSAR, TRIBUN-TIMUR.COM- Hati-hatilah bagi Anda yang pacaran, terutama umat muslim. Ingatlah rambu-rambu dalam Islam, sudah diatur dengan sangat baik tentang proses perkenalan sebelum seseorang memutuskan untuk menikah yang disebut dengan ta’aruf.

Kesesatan pacaran diperparah dengan adanya ritual-ritual pemuasan nafsu atas nama cinta.

Akibatnya, banyak pelaku pacaran yang harus mengubur bayinya sebab hamil sebelum menikah, digrebek petugas saat lakukan aksi bejatnya, ataupun kerusakan masyarakat sebab menjalarnya penyakit menular karena pergaulan bebas.

Kesemuanya itu, di antara pintu utamanya adalah apa yang disebut dengan nama pacaran.

Jika ditilik dari sudut pandang Islam, pacaran lebih dari sekadar urusan duniawi dengan seabrek akibat buruknya, tetapi ada akibat buruk yang harus ditanggung oleh pelakunya, kelak di akhirat.

Mereka yang berpacaran, biasanya lebih memerhatikan pacarnya dibanding perhatinnya kepada keluarga. Padahal, perhatian kepada keluarga jelas lebih utama dan mendatangkan pahala.

Selain itu, kehidupan seseorang memanglah ditanggung dan dicukupi kebutuhannya oleh keluarganya, bukan oleh pacarnya.

Jika pun sang pacar memberikan sesuatu, paling hanya pakaian, make up, ataupun pemberian remeh yang dibungkus kalimat, “Jangan lihat bentuknya, tapi saksikan ketulusanku.” Memangnya sejak kapan ketulusan bisa disaksikan?

Karena hal ini pula, seorang pacar hampir mengetahui kehidupan pacarnya dari bangun tidur hingga tidur kembali, kecuali perselingkuhan sang pacar kepada pacarnya yang lain.

Akibat parahnya, bahkan mereka yang pacaran tidak sempat mengetahui keadaan anggota keluarganya; orang tua, paman, bibi, kakak, maupun adik dan juga tetangganya.

Halaman
12
Tags
pacar
Tips
Editor: Ilham Mangenre
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help