Kamis, 27 November 2014
Tribun Timur

Pengusaha Warung Makan di Palopo Beralih ke Gas 3 Kg

Minggu, 5 Januari 2014 14:32 WITA

Pengusaha Warung Makan di Palopo Beralih ke Gas 3 Kg
KOMPAS/LUCKY PRANSISKA
Tabung Elpiji
PALOPO, TRIBUN–TIMUR.COM- Sejumlah pengusaha warung makan di kota Palopo, mengeluhkan kenaikan harga tabung gas elpiji 12 kilo gram yang mencapai Rp. 145 ribu – 150 ribu dalam beberapa hari terakhir ini. Namun sejak mengalami kenaikan harga gas elpiji 12 kg, sejumlah warung makan di kota Palopo beralih menggunakan gas elpiji 3 Kg. namun tak sedikit juga dari mereka yang terancam gulung tikar karena mereka harus menambah modal usaha sementara pembeli semakin menurun karena adanya kenaikan harga.
 
Salah seorang pemilik rumah makan Kaula, Rini, kepada Tribun, Minggu (5/1/2013) mengatakan, sejak adanya kenaikan harga gas elpiji, 12 Kg, ia lebih memilih menggunakan tabung gas 3 Kg untuk menghindari pengeluaran yang lebih besar lagi.
“Kami pemilik warung sangat merasakan kenaikan harga gas elpiji 12 kg, karena kami harus ikut menaikkan harga jualan kami yang berdampak pada makin sedikitnya pelanggan untuk berkunjung di warung kami” ungkap Rini.
 
Ia menambahkan kenaikan harga tabung gas 12 Kg, sangat memberatkan para pengusaha warung makan, sehingga dirinya berharap agar pemerintah bisa meninjau ulang kenaikan harga gas elpiji 12 Kg sehingga tidak terlalu memberatkan para pengguna gas elpiji.(*)
Penulis: Sudirman
Editor: Muh. Taufik

TRIBUNnews.com © 2014

About Us

Help

Atas