Pedagang Emas Soppeng Dirampok Penjahat Bersenjata Api Dalam Mobil
menggasak 10 Kg emas, uang tunai senilai Rp 26 juta, pelaku juga melukai dua korbannya.
Penulis: Abdul Azis | Editor: Ina Maharani
Laporan Wartawan Tribun Timur Abdul Aziz
SOPPENG, TRIBUN TIMUR. COM - Aksi perampokan dengan menggunakan senjata api, Kamis (28/11), sekitar pukul 11.00 Wita terjadi di depan Pasar Pacongkang, Desa Barang, Kecamatan Liliriaja, Kabupaten Soppeng, Sulsel. Selain menggasak 10 Kg emas, uang tunai senilai Rp 26 juta, pelaku juga melukai dua korbannya.
Peristiwa itu terjadi saat korban, H Jagong (60) bersama Istrinya, Sudarmi (55) warga Jl Rompogading Patojo, hendak beranjak pulang. Saat keduanya akan masuk ke dalam mobilnya yang diparkir didepan pasar tersebut, tiba-tiba tiga orang pelaku tak dikenal mengendarai dua unit sepeda motor menyerang Sudarmi menggunakan balok kayu dan mengenai bagian belakang kepala korban.
Tidak menunggu lama, kompoltan perampokpun kemudian merampas tas jinjing milik korbannya. Melihat istrinya dipukul, Jagong pun mencoba melakukan perlawanan. Hanya saja koraban taidak berdaya lantaran diancam menggunakan senjata api laras pendek jenis rakitan dan senjata tajam.
Akibat kejadian itu, Sudarmi mengalami luka tusuk dibagian perut. Sedangkan, suaminya Jagong mengalami luka robek di kening sebelah kiri akibat dihantam menggunakan gagang senjata api dan sebetan senjata tajam pada bagian punggungnya."Saat ini, kedua korban masih mendapat perawatan secara intensif di RSUD Ajappangnge, Soppeng," kata Kasat Reskrim Polres Soppeng AKP Amrin AT, Kamis (28/11/2013) malam.(*)