Kualifikasi Piala Asia U19

Pemain Timnas Indonesia U-19 Boleh Jadi Bintang Iklan Asal Tetap Fokus

"Kalau barengan tidak masalah. Kami tidak sanggup untuk melarangnya," kata Roy Suryo

Pemain Timnas Indonesia U-19 Boleh Jadi Bintang Iklan Asal Tetap Fokus
tribunnews.com
Pemain Timnas Indonesia U-19 melakukan sesi foto sebelum pertandingan babak penyisihan grup Piala AFC U-19 melawan Laos di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta Pusat, Selasa (8/10/2013). Timnas Indonesia bersama Korea Selatan, Laos, dan Filipina tergabung dalam Grup G babak penyisihan Piala AFC U-19 yang diselenggarakan di Indonesia. (TRIBUNNEWS/DANY PERMANA)

JAKARTA, TRIBUN-TIMUR.COM  -Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Roy Suryo melunak terkait dengan larangan bagi pemain timnas U-19 untuk menjadi bintang iklan sebuah produk yang dinilai akan mengganggu kondisi pemain.

"Kalau barengan tidak masalah. Kami tidak sanggup untuk melarangnya," kata Roy di sela kunjungannya ke Museum Sumpah Pemuda di Jalan Kramat Raya, Jakarta Pusat, Senin (21/10/2013).

Meski memberikan kesempatan, kata dia, pihaknya meminta semua pemain untuk fokus dalam tugas utamanya, yaitu mempersiapkan diri untuk menjalani pertandingan putaran final Piala AFC U-19 2014 di Myanmar.

"Misalnya, ayo dukung Garuda Muda. Jelas kami sangat mendukung jika dilakukan bersama-masa, bukan sendiri-sendiri," katanya menambahkan.

Pasca-kemenangan timnas U-19 pada Piala AFF 2013 di Sidoarjo, Jawa Timur, beberapa waktu lalu serta lolos ke putaran final Piala AFC U-19, Evan Dimas dan kawan-kawan langsung menjadi pantauan masyarakat Indonesia. Bahkan, beberapa pemain langsung mendapatkan apresiasi dari pemerintah daerah di mana pemain tinggal, seperti Ilham Udin Armayin yang mendapatkan bonus dari Gubernur Maluku Utara, begitu pula dengan Maldini Pali yang mendapatkan bonus rumah dari Gubernur Sulawesi Barat Anwar Adnan Saleh.

Yabes Roni Malaifani juga tidak ketinggalan. Pemain asal Alor, NTT, ini langsung menjadi bintang baru. Bonus berupa uang maupun produk langsung didapat, termasuk dari Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur.

"Kalau dari pemerintah daerah itu wajar. Itu adalah bentuk apresiasi. Kalau untuk iklan pribadi, harus diatur dengan ketat. Mereka kan bermain bersama," tambah Roy.

Saat ditanya apa peran pemerintah pusat dengan adanya larangan menjadi bintang iklan secara pribadi, Menpora mengaku akan memfasilitasi serta memberikan dukungan jika timnas U-19 melakukan persiapan tim ke luar negeri.

"Untuk finansial harus ditanggung bersama-sama. Yang jelas kita akan support," kata pria kelahiran Yogyakarta itu.

Timnas U-19 yang diasuh Indra Sjafrie saat ini masih diliburkan. Setelah itu, tim Garuda Jaya ini akan kembali ke pemusatan latihan serta menjalani beberapa pertandingan uji coba internasional. (*)

Editor: Suryana Anas
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved