Bayi Meninggal di Dalam Kandungan, Bidan Bungin Pinrang Dikenakan Sanksi

Kasus kelahiran bayi di Duammpanua Pinrang, dengan kepala dan tangan terpisah dari tubuh janin, menggemparkan warga Pinrang.

Bayi Meninggal di Dalam Kandungan, Bidan Bungin Pinrang Dikenakan Sanksi
internet
ilustrasi bidan

PINRANG, TRIBUN-TIMUR.COM --Dua bidan Puskesmas Bunging, Kecamatan Duammpanua, Kabupaten Pinrang, masing masing Bidan Fitri, dan Bidan Berta, hanya dikenakan hukuman sanksi kode etik.

Hal tersebut diungkapkan oleh Kapolres Pinrang, AKBP Heri Tri Maryadi, saat dikonfirmasi di ruang kerjanya, Rabu (9/10).

"Keduanya hanya dikenakan kode etik. Karena keterangan saksi ahli, bayi yang ditanganinya, sudah meninggal dalam rahim sebelum proses lahiran," kata Heri.

Sebelumnya, kasus kelahiran bayi di Duammpanua Pinrang, dengan kepala dan tangan terpisah dari tubuh janin, menggemparkan warga Pinrang.

Akibat kejadian tersebut, bidan Bertha dan Fitri, selama beberapa hari menjalani pemeriksaan di Satreskrim Polres Pinrang. (Ali)

Editor: Suryana Anas
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2016
About Us
Help