• Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Jumat, 24 Oktober 2014
Tribun Timur

PDAM Gowa Jadi Pilot Projet BPKP

Rabu, 28 Agustus 2013 19:24 WITA
PDAM Gowa Jadi Pilot Projet BPKP
int
ilustrasi air PDAM mengalir

SUNGGUMINASA,TRIBUN-TIMUR.COM- PDAM Gowa menjadi satu-satunya pilot projet untuk penilaian kinerja dan keuangan dari Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP).
Prestasi ini berhasil didapat dari hasil audit BPKP tahun 2012 dimana PDAM Gowa Tirta Jeneberang dinyatakan "sehat" dan dinilai berdasarkan indikator Badan Pendukung Pengembangan Sistem Penyediaan Air Minum (BPPSPAM) dengan nilai 2,95.

Dirut PDAM Gowa, Hasanuddin Kamal, Rabu (28/8) mengatakan pencapaian itu didapat setelah  PDAM Gowa ikut dalam program penghapusan pinjaman sesuai dengan Peraturan Menteri Keuangan (PMK) 120.

''Utang PDAM Gowa sebesar Rp 4,5 miliar dan telah kami lunasi tahun kemarin. Dan kini kami menjadi pilot project penilaian kinerja dan keuangan dari 17 provinsi di Indonesia," ujarnya.

PDAM Gowa juga bisa digolongkan sehat dan bahkan laba karena PDAM Gowa menerapkan dua pola yakni optimalisasi dan efisiensi.

Peningkatan SDM karyawan sehingga bisa menjadi karyawan yang produktif secara optimal dan melakukan  efisiensi. " artinya betul-betul memaneg perusahaan ini dengan tidak melakukan pengeluaran-pengeluaran yang tidak perlu yang berdampak pada kinerja karyawan kecuali pada pembiayaan yang berkait pada produksi. Juga SDM karyawan makin ditingkatkan dengan melakukan pelayanan prima secara tersistem,'' terangnya.

Cakupan pelayanan air bersih di Gowa khususnya untuk daerah teknis pada 8 kecamatan,yakni Somba Opu, Pallangga, Bontomarannu, Pattallassang, Parangloe, Tinggimoncong, Bajeng dan Barombong, PDAM mendapatkan asupan anggaran dari Pemkab Gowa melalui Dinas PU dalam bentuk pembangunan jaringan baru.

"Peningkatan jaringan baru mencapai 37,12 persen  atau sebanyak 22.453 pelanggan. Inilah yang menjadi PR  bagi saya untuk dikembangkan. Meski lakukan berbagai upaya pengembangan namun kami tetap tidak menaikkan tarif. Sampai sekarang kami gunakan tarif dasar Rp 2.500 dan ini tarif terendah di Mamminasata. Tapi kami tetap laba karena terapan  optimalisasi dan efisiensi itu," lanjutnya.

Tahun ini PDAM bangun tambahan kapasitas 40 liter per detik di IKK Bontomarannu yang nanti akan memberi peluang untuk menambah cakupan lebih besar termasuk bakal melayani Universitas Hasanuddin atau Institut Teknologi Gowa. Termasuk IPDN yang akan kami suntik dari IKK Barombong.(*)

Penulis: Waode Nurmin
Editor: Muh. Taufik
Bagi apa yang Anda baca dengan teman Anda.
  | Social:    ON Social:    OFF | Option
0 KOMENTAR
456942 articles 11 0
Loading...
Sebelum memberikan komentar, silahkan login menggunakan
TERBARU
TERBARU
TERLAMA
TERKOMENTARI
TRIBUNnews.com © 2014 About Us Help
Atas