• Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Rabu, 30 Juli 2014
Tribun Timur

Pasang Status BBM "Nurdin Halid Koruptor", Arsyad Jadi Tersangka

Rabu, 14 Agustus 2013 21:47 WITA
Pasang Status BBM
dok tribun-Timur
M Arsyad SH, mantan kader Golkar Kota Makassar yang dipukul di srtudio Celebes TV, Makassar, Senin (24/6) malam.

Laporan Tribun Timur / Hasan Basri

MAKASSAR, TRIBUN TIMUR.com -- Arsyad, salah satu korban pengeroyokan dalam  penyerangan Redaksi Celebes TV  di JL Jenderal Sudirman Senin (24/6/2013) beberapa bulan lalu saat berlangsung   program talkshow Obrolan Karebosioleh 20 massa berseragam SuKa, justru dijadikan sebagai tersangka oleh tim Penyidik Kepolisian Daerah Sulawesi Selatan, Selasa (13/8/20132).

Penatapan tersangka itu, karena Arsyad dilaporkan telah  melakukan  tindak pidana Penghinaan sebagai dimaksud dalam Pasal 27 ayat (3) subs Pasal 45 ayat (1) Undang-undang RI No. 11 Tahun 2008 tentang informasi dan Transaksi Elektronik Jo Pasal 310 dan/atau 335 KUHPidana. Adapun pelapor tersebut atas nama wahab Tahir yang diketahui sebagai pengurus partai Golkar.

Tim Kuasa Hukum Arsyad, Rudianto Lallo mengatakan  tidakan yang dilakukan penyidik Polda Sulsel terhadap kliennya dinilai  tidak profesional dan menganggap bahwa tindakan itu sangat janggal dan menganggap sebagai upaya kriminalisasi terhadap Arsyad.

Menurutnya proses hukum terhadap klien tersebut dianggap berlansung begitu cepat. Sebab sebelum ditetapkan sebagai tersangka tanggal 9 Juli 2013 Arsyad dilaporkan. Selanjutnya tanggal 2 Agustus 2013 panggilan sebagai saksi, namun ditunda sampai tanggal 12 Agustus 2013 karena cuti bersama hari raya Idul Fitri. Sehari setelah pemeriksaan sebagai saksi, tanggal 13 Agustus 2013 klien kami resmi dijadikan Tersangka.

Ditambahkanya,  penetapan tersangka terhadap Arsyad oleh penyidik Polda Sulselbar adalah terkait dengan Status BBM Arsyad : "No Fear Ancaman Nurdin Halid Koruptor!!! Jangan Pilih Adik Koruptor!!"

"Perlu kami tegaskan bahwa status BBM Klien kami tidaklah mengandung unsur penghinaan sebagai yang dituduhkan pelapor. perlu diketahui bahwa status BBM klien kami yang artinya "tidak takut dengan ancaman Nurdin Halid, jangan pilih adik koruptor!!" Adalah semata-mata sikap dan ungkapan dari klien kami menanggapi ancaman Nurdin Halid yang ingin memecat kader Golkar yang tidak mematuhi putusan partai," jelasnya

Penulis: Hasan Basri
Editor: Ina Maharani
Bagi apa yang Anda baca dengan teman Anda.
  | Social:    ON Social:    OFF | Option
TRIBUNnews.com © 2014 About Us Help
Atas