• Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Senin, 22 September 2014
Tribun Timur

Akademisi: Syahrul Menciderai Partai Golkar

Kamis, 1 Agustus 2013 21:23 WITA

MAKASSAR, TRIBUN-TIMUR.COM–Akademisi Universitas Hasanuddin (Unhas) Andi Lukman terpantik mengulas manuver politik kekinian Ketua Golkar Sulsel Syahrul Yasin Limpo di pusaran Pilwali Makassar periode 2014-2019 ini.

Andi Lukman yang juga Sekretaris Jurusan Ilmu Politik Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Unhas ini menyusul "insiden" Syahrul dan Ilham di Jl Boulevard, kemarin.

Pukul 22.11 wita kemarin, Syahrul juga Gubernur Sulsel dan Ketua Partai Demokrat Sulsel Ilham Arief Sirajuddin masing-masing membawa jagoan mereka, kontestan Pilwali Makassar, berkunjung di kota waroeng kopi (warkop) Makassar, di Boulevard.

Syahrul Yasin Limpo menemani adik kandungnya Irman Yasin Limpo (usungan PPP dan PAN) "ngopi" sekaligus sosialisasi di Warkop Dzami, Jl Boulevard.

Pada jam yang sama, Ilham yang juga Wali Kota Makassar bersama calon wali kota Demokrat Danny Pomanto di Warkop Sija, sekitar 50 meter dari Warkop Zamy.

"Ini menarik menurut saya, fenomena kemarin itu, Syahrul mempertontonkan etika politik yang kurang bagus, boleh dikata menciderai partai Golkar, mestinya Syahrul menjaga perkataan sebelumnya sebagai kader Golkar, artinya Syahrul mesti mendukung usungan Golkar (Supomo-Kadir), bukan malah dukung kepentingan keluarga, usungan partai lain. Menurut pendapat saya, Syahrul mengajari kader Golkar melawan aturan partai Golkar, itu tidak baik," kata Andi Lukman kepada Tribun, Kamis (1/8/2013).

Menurut Lukman, Syahrul mesti menyadari perjuangan kader Golkar memenangkan Syahrul-Agus (Sayang) waktu Pilgub 2013. Syahrul getol menyuarakan kader Golkar harus patuh mekanisme.

"Itu kan pasti orang tahu bawah oh, Syahrul tidak konsisten sebagai kader Golkar, karena lebih memilih menemani calon wali kota keluarganya. Jadi sebaiknya, kader Golkar solid mendukung apa yang menjadi keputusan partai itu (SUKA), artinya semua partai ingin seperti itu," Lukman menambahkan.

Ilham Nyanyi, Syahrul Pergi

"Tragedi" Boulevard menyeret perhatian pengunjung warkop kawasan pertokoan itu. Ilham tak hanya menemani Danny Pomanto ngopi, namun Aco sapaan Ilham naik panggung, "menggoyang suasana"

Ilham yang juga mantan saingan berat Syahrul pada Pilgub 2013 ini menyanyi di depan warkop Sija dengan musik electone keliling warga, kedengaran melenting hingga di warkop Syahrul dan None sapaan Irman YL "ngopi".

Aco melantunkan empat tembang lagu, salah satunya, berjudul Alosi Ripolo Dua (Pinang Dibelah Dua). Sejumlah pengunjung warkop ikut bergoyang mengiring Aco nyanyi.

Hingga tembang ketiga nyanyian Ilham, Syahrul, None dan tim pergi, menumpangi mobil Volkswagen DD 54 TU.

Penulis: Ilham
Editor: Muh. Taufik
Bagi apa yang Anda baca dengan teman Anda.
  | Social:    ON Social:    OFF | Option
0 KOMENTAR
426322 articles 11 0
Loading...
Sebelum memberikan komentar, silahkan login menggunakan
TERBARU
TERBARU
TERLAMA
TERKOMENTARI
TRIBUNnews.com © 2014 About Us Help
Atas