• Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Sabtu, 23 Agustus 2014
Tribun Timur

1.800 Guru Sertifikasi Bone Belum Terima Tunjangan

Rabu, 24 Juli 2013 20:09 WITA

Watampone, Tribun--Sedikitnya 1800 lebih guru sertifikasi di bawah naungan jajaran Kementrian Agama (Kemenag)Bone belum menerima runjangan sertifikasi mereka.

Terlambatnya pencairan tunjangan sertifikasi guru itu pihak Kemenag Bone telat menerima pencabutan blokir Anggaran. Hal ini diungkapkan salah satu staf keuangan Kemenang Bone Rahmat saat ditemui di ruang kerjanya, Rabu (24/7/2013).

"Kemenag Bone hanya memiliki data saja bukan dana. Pencairan tunjangan Kemenag Bone memang selalu telat karena selain jumlah pegawai yang terlalu banyak, juga karena lambatnya SPM dilayangkan kepada kami," tutur Rahmat.

Ia menjelaskan, mestinya, tunjangan yang cair di per semester itu sudah dinikmati oleh guru sertifikasi namun, Kemenag Bone masih menggodok kelengkapan prosedur pembagian. Karena Kemenang Bone harus mengecek satu per satu berkas guru sertifikasi sesuai dengan kelayakan guru itu.

Sementara itu, Syamsiah salah satu Guru SD sertifikasi Kemenang Bone di Kabupaten Bone mengatakan, tunjangan itu mestinya sudah diperloeh bulan Mei lalu namun, Bone selalu telat. Ia menuturkan, tunjangan sertifikasi sangat memopang kebutuhan keluarganya.

"Tunjangan itu sangat menunjang kebutuhan kami," tutur Syamsiah.(*)

Penulis: Mahyuddin
Editor: Ina Maharani
Bagi apa yang Anda baca dengan teman Anda.
  | Social:    ON Social:    OFF | Option
0 KOMENTAR
416682 articles 11 0
Loading...
Sebelum memberikan komentar, silahkan login menggunakan
TERBARU
TERBARU
TERLAMA
TERKOMENTARI
TRIBUNnews.com © 2014 About Us Help
Atas