Home »

Sport

» Sport

Tunggal Putri Tetap Optimistis di Kejuaraan Dunia

Tim tunggal putri Indonesia mengaku tetap optimistis dalam World Championships 2013 yang akan berlangsung di Guangzhou, China, Agustus mendatang.

Tunggal Putri Tetap Optimistis di Kejuaraan Dunia
KOMPAS/AGUS SUSANTO
Tunggal putri Indonesia, Adriyanti Firdasari.

JAKARTA, TRIBUN-TIMUR.COM -Tim tunggal putri Indonesia mengaku tetap optimistis dalam World Championships 2013 yang akan berlangsung di Guangzhou, China, Agustus mendatang.

Empat tunggal putri Indonesia akan berlaga di World Championships 2013. Mereka adalah Linda Wenifanetri, Aprilia Yuswandari, Adriyanti Firdasari, dan Bellaetrix Manuputty.

Dari hasil pengundian yang dilakukan Senin ini, Linda yang diunggulkan di tempat kesembilan mendapat bye di babak pertama. Di babak kedua, Linda akan menanti pemenang antara tunggal putri Spanyol, Beatriz Corrales, atau Kristina Gavnholt dari Ceko.

Li Xuerui, peraih emas Olimpiade London 2012 asal China yang paling difavoritkan untuk menyabet gelar, ini kemungkinan besar akan menanti Linda di babak ketiga. Di atas kertas, Li jauh lebih diunggulkan dari Linda. Skor pertemuan pun sementara masih diungguli Li 2-1. Pada pertemuan terakhir mereka di babak perempat final Piala Sudirman 2013, Linda menyerah dengan skor 16-21, 13-21.

"Harapannya pemain-pemain tunggal putri bisa bermain lebih baik dari penampilan sebelumnya. Kalau bisa buat kejutan dengan menumbangkan pemain-pemain top. Kami optimis, namun tetap realistis," ujar Liang Chiu Sia, Kepala Pelatih Tunggal Putri PBSI, seperti dikutip badmintonindonesia.

"Performa anak-anak memang bisa dibilang lebih baik, misalnya Linda yang bisa mengalahkan pemain unggulan. Namun, penampilannya belum stabil, kadang bisa bagus kadang kalah di babak-babak awal. Semoga saja ke depannya grafik permainan mereka terus meningkat," tambahnya.

Seperti diungkapkan Chiu Shia, penampilan tunggal putri Indonesia memang mengalami kemajuan. Tahun 2013, Linda mengalahkan dua pemain terbaik dunia, yaitu Wang Yihan asal Cina dan pemain terbaik India, Saina Nehwal.

Bellaetrix Manuputty pun sempat bersinar di ajang Djarum Indonesia Open Superseries Premier 2013 saat menundukkan unggulan keenam dari Korea, Sung Ji Hyun, dan menembus babak delapan besar. Bella juga memberikan perlawanan sengit pada Li Xuerui pada babak kedua Singapore Open Superseries 2013. (*)

Editor: Suryana Anas
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help