• Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Kamis, 24 April 2014
Tribun Timur

Kepala Desa Ini Minta Warganya Pilih Salah Satu Calon Bupati Wajo

Jumat, 12 Juli 2013 18:55 WITA
Kepala Desa Ini Minta Warganya Pilih Salah Satu Calon Bupati Wajo
ilustrasi

WAJO, TRIBUN-TIMUR.COM -Kepala Desa Mallusesalo, Kecamatan Sabbangparu, Kabupaten Wajo diduga mengimingi warganya dengan uang sebesar Rp 300 ribu untuk memilih salah satu calon Bupati Wajo. Ironisnya, dana yang dijanjikan kepada warganya itu merupakan dana bantuan dari pemerintah yang memang diperuntukkan kepada masyarakat miskin.

"Kepala desa datang ke rumah saya menawarkan uang Rp 300 ribu agar saya mencoblos salah satu calon bupati tapi saya tolak karena saya aka mencoblos sesuai perasaanku saja bukan karena iming-iming," kata Inurung salah satu Janda di Desa Mallusesalo, Jumat (12/7/2013) kepada Tribun.

Ia menjelaskan, penolakannya terhadap pemberian kepada desa, meskipun Inurung paham bahwa uang yang disodorkan adalah haknya, karena ia tidak mau melihat kampung halamannya itu berkembang. Menurut Inurung kalaupun ia mengambil uang itu, namun hatinya tidak mau, maka ia akan memilih yang lain.

"Saya bilang sama pak desa, Janganmi kita kasika itu uang kalau memang bagus perasaanku saya tusuk jir itu tapi kalau perasaanku menolak berarti tidak kutusuki. Biar kau kasika uang kalau saya tidak mau cobloski maka pasti tidak cobloski," kata Inurung.

Inurung merupakan salah satu warga Desa Mallusesalo yang didatangi kepala desanya dan haknya tidak diberikan karena hanya karena berselisih pilihan dalam Pilkada. Padahal Inurung merupakan seorang janda yang tinggal di sebuah rumah panggung bersama ke dua anaknya.

Kapala Desa Mallusesalo Akis Tarebbang yang dihubungi Tribun menjelaskan bahwa pihaknya hanya membagikan dana yang diamanhkan kepadanya untuk disalurkan kepada warganya yang tidak mampu. Akis hanya menjelaskan bahwa bantuan pemerintah yang diembannya itu dibagikan hanya kepada warga yang layak menerima saja.

"Makanya tugas itu hanya diberikan kepada kepala desa untuk menjalankan tugas itu. Karena kalau bukan kami yang jalankan maka bantuan ini akan jatuh pada orang yang tidak layak," tutur Akis.

Ketua Panitia Pengawas Pemilihan Umum Kepala Daerah Panwaslukada Andi Bau Mallarangeng menuturkan, pihaknya akan membahas laporan itu dengan Panwaslu Kecamatan dan PPL untuk mengkroscek langsung semua laporan yang ada. Menurutya, semua kejadian yang terkait dengan Pemilukada akan diselidiki dan ditindaklanjuti sesuai dengan prosedur dan aturan main Panwaslukada.

"Kami juga telah berkoordinasi dengan seluruh Panwascam untuk mengawasi semua pembagian bantuan yang disalurkan oleh pemerintah pusat, provinsi , maupun daerah agar tidak ada bantuan yang diklaim oleh kandidat Pemilukada Wajo," tutur Andi Bau. (*)

Penulis: Mahyuddin
Editor: Muh. Irham
Bagi apa yang Anda baca dengan teman Anda.
  | Social:    ON Social:    OFF | Option
0 KOMENTAR
403482 articles 11 0
Loading...
Sebelum memberikan komentar, silahkan login menggunakan
TERBARU
TERBARU
TERLAMA
TERKOMENTARI KOMENTAR SAYA
© 2014 TRIBUNnews.com All Right Reserved About Us Privacy Policy Help Terms of Use Redaksi Info iklan Contact Us Lowongan
Atas