• Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Jumat, 19 September 2014
Tribun Timur

Sudah 2 Ribu PNS Parepare Ikuti Pemotretan KPE

Kamis, 11 Juli 2013 20:06 WITA

MAKASSAR, TRIBUN-TIMUR.COM -Dari 4.800 PNS di Parepare, sekitar  2.926 PNS diantaranya telah mengikuti proses pemotretan Kartu Pegawai Elektronik (KPE). Hal tersebut diungkapkan oleh Sekretaris BKDD Kota Parepare, Ahmad Masdar, saat ditemui di sela sela perekaman data KPE yang dilangsungkan di Gedung BKDD Parepare, Kamis (11/7).

" Dari 4.800 PNS di Parepare sudah sekitar 2. 926 yang sudah mengikuti pemotretan. Kegiatan ini mulai digelar sejak Senin (8/7) lalu," kata Ahmad Masdar.

Dia juga mengaku optimis, dapat memenuhi batas waktu kegiatan pemotretan, yakni Jumat, 12 Juli. Apalagi jatah KPE Kota Parepare yang diberikan Badan Kepegawaian Negara (BKN) tahun ini hanya sebanyak 3.698 orang.

“Alhamdulillah hingga hari Rabu kemarin kita telah dapat menyelesaikan kegiatan pemotretan 2.926 orang. Ini karena setiap hari kita dapat menyelesaikan lebih dari target,” katanya.

Pihak BKN, tambah Ahmad Masdar telah menjanjikan memberikan tambahan quota sesuai jumlah pegawai. Ia juga yakin tahun ini dapat menyelesaikan pemotretan kepada seluruh pegawai yang ada.

“Tapi kalau tidak selesai kita akan upayakan diprogramkan tahun 2014. Jelasnya tahun depan, seluruh pegawai negeri sudah memiliki KPE,” paparnya.

Andi Fadulhaq, Kepala Sub Bidang Mutasi BKDD, mengatakan, Parepare tergolong terlambat dalam pelaksanaan pemotretan KPE. “Kita terlambat, Jawa sudah selesai begitu juga Papua,” ujarnya.

Menurutnya, KPE yang menggunakan teknologi Smartcard dan otentifikasi sidik jari, sehingga selain sebagai identitas, KPE juga dimanfaatkan untuk berbagai layanan, seperti perbankan, kesehatan, Taspen, Taperum dan aktivitas transaksi merchant, serta fungsi lainnya dalam rangka meningkatkan kesejahteraan.

Mendukung profesionalisme PNS, dengan demikian KPE nantinya akan menggantikan fungsi Karpeg yang selama ini digunakan. KPE PNS untuk memudahkan pelayanan kepada PNS penerima pensiun dan keluarga, juga membangun database yang memiliki tingkat keotentikan dan identifikasi yang tinggi.

“Dengan demikian, KPE akan menghasilkan data dan informasi yang akurat, serta memberikan fasilitas multifungsi layanan kepada PNS yang lebih efektif dan efisien,” katanya. (*)

Penulis: Achwan Ali
Editor: Suryana Anas
Bagi apa yang Anda baca dengan teman Anda.
  | Social:    ON Social:    OFF | Option
0 KOMENTAR
402702 articles 11 0
Loading...
Sebelum memberikan komentar, silahkan login menggunakan
TERBARU
TERBARU
TERLAMA
TERKOMENTARI
TRIBUNnews.com © 2014 About Us Help
Atas