• Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Kamis, 2 Oktober 2014
Tribun Timur

CJH Yang Dibatalkan Berangkat Berdasarkan Urutan Pendaftaran

Jumat, 21 Juni 2013 19:50 WITA
CJH Yang Dibatalkan Berangkat Berdasarkan Urutan Pendaftaran
internet
ilustrasi
MAKASSAR, TRIBUN TIMUR.COM-- Sebanyak 20 persen Calon Jemaah Haji (CJH) yang dipastikan batal berangkat pada tahun ini, menyusul adanya pengurangan kuota dari Pemerintah Kerajaan Arab Saudi. Kepala Kementrian Agama Kantor Wilayah Sulawesi Selatan,  mengatakan teknis pemangkasan Kuota Calon Jemaah Haji (CJH) disesuaikan dengan urutan Pendaftaran.

"CJH yang gagal berangkat tahun ini dengan alasan adanya pembatasan dari Pemerintah Kerajaan Arab Saudi, kita sesuaikan denga urutan pendaftaran", tutur Kepala Humas Kemenag Sulsel Muh Tonang, Jumat(21/6/2013)

Menurut Muh Tonang, CjH yang gagal berangkat tahun ini sebanyak 20 persen dari jumlah  kuota Sulsel mencapai  7.221 orang. Jadi jika dikalkulasi jumlah jemaah haji yang tidak berangkat sebanyak 1.445 CJH.

Bagi CJH yang sudah melunasi CJH nya namun batal berangkat, Tonang  berharap CJH  tidak kecewa. Sebab CJH yang ditunda tahun ini dipastikan akan berangkat tahun depan.  Dan Jika  BPIH mengalami kenaikan tahun depan , CJH yang batal berangkat tidak akan ada penambahan pembayaran " Saya berharap CJH bisa memahami ini, karena adanya pengurangan kuota ini demi keselamatan, karena sementara renovasi mensjidil haram" tuturnya.

Menurut Muh Tonang, Nilai BPIH Embarkasi Makassar 3.807 dolar AS atau setara Rp 36.547.200 dengan kurs Rp 9.600 yang berlaku pada saat pelunasan hari itu. BPIH itu dinilai mengalami penurunan dibanding tahun sebelunya 2012 yaitu senilai 3.882 dolar AS atau turun 75 dolar pada tahun ini.

Adapun  rincian komponen BPIH, “Biaya penerbangan, biaya pemondokan, dan living allowance.” Rata-rata biaya penerbangan pulang-pergi senilai 2.163 dolar AS atau Rp 20.764.800, biaya pemondokan 959 dolar AS atau Rp 9.206.400 dan living allowance senilai 405 dolar AS atau Rp 3.888.000," ujarnya. (*)

Penulis: Hasan Basri
Editor: Muh. Taufik
Bagi apa yang Anda baca dengan teman Anda.
  | Social:    ON Social:    OFF | Option
0 KOMENTAR
381622 articles 11 0
Loading...
Sebelum memberikan komentar, silahkan login menggunakan
TERBARU
TERBARU
TERLAMA
TERKOMENTARI
TRIBUNnews.com © 2014 About Us Help
Atas