Warga Palang Jl Syech Jusuf
anak muda itu juga menggunakan mobil terbuka dilengkapi alat pengeras suara.
TRIBUN-TIMUR.COM -- Sejumlah warga di Jl Syech Jusuf mulai hilang kesabaran. Mereka mulai memalang sepotong jalan itu tepatnya yang selalu digenangi air comberan, Kamis siang.
Sekitar tujuh anak muda berdiri di tengah jalan sembari meminta sumbangan. Sementara beberapa bagian jalan dipasangi kayu sehingga arus kendaraan yang biasanya lancar menjadi macet.
Aksi tutup sebagian badan jalan itu merupakan ungkapan rasa kesal mereka lantaran di ruas jalan itu tak pernah kering dengan air comberan. Mereka menilai pemerinah Kota Makassar dan Kabupaten Gowa tidak punya kepedulian untuk memperhatikan nasib warga di ruas jalan itu. Mereka menulis di poster Pemkot Makassar dan Pemkab Gowa gayana ji tidak peka dengan masalah yang dihadapi warga.
Para anak muda itu juga menggunakan mobil terbuka dilengkapi alat pengeras suara. Mereka bergantian berorasi mempertanyakan para pejabat yang tidak peduli dengan rakyat. Malahan mereka juga menulis ada tikus tikus berdasi yang sengaja menyumbat jalan yang digenangi air comberan itu meski musim kemarau.
Aksi para anak muda itu menjadi tontonan gratis bagi warga di sepanjang jalan yang tergenang air comberan. Mereka juga ikut membantu aksi itu.(*)