Mantan TNI di Bone Kedapatan Culik ABG
Dari tangan ketiganya diamankan sepucuk senjata airsoftgun, uang kertas Brazil 10 ikat yang belum diketahui jumlahnya, serta sebilanh golok dan keris.
Penulis: Mahyuddin | Editor: Ina Maharani
Watampone, Tribun -- Pihak Kepolisian Sektor Ajangale menyiduk tiga pria yang mencoba melarikan seorang gadis di bawah umur, Kamis (20/6) pagi. Satu diantara mereka merupakan oknum mantan TNI Kodam VII Wirabuana. Ketiganya dibekuk saat hendak menuju ke Kabupaten Soppeng dengan mengendarai mobil Taruna merah putih bepelat 1228 JR.
Ketiganya Dahlan Syirat (66) warga Dusun Rappang Andau, Desa Rappang Barat, Kecamatan Mappili, Kabupaten Poliwali Sulbar, Usman (53) warga Jl Sabutung Baru, Makassar, dan oknum mantan TNI Ashar (46) warga Komplek IDI Blok 1, Tello Baru, Kecamatan Panakkukang, Makassar. Dari tangan ketiganya diamankan sepucuk senjata airsoftgun, uang kertas Brazil 10 ikat yang belum diketahui jumlahnya, serta sebilanh golok dan keris.
Menurut Kapolsek Ajangale AKP Fredrik Banga, Ashar merupakan anggota TNI yang telah dipecat sejak tahun 2012 lalu. Ia menjelaskan, kejadian yang menimpa NK (14) siswi SMPN Sailong, Desa Lallatang, Kecamatan Dua Boccoe, Kabupaten Bone terjadi saat korban sedang menunggu angkot di Pasar Timurung, Kecamatan Ajangale.
Fredrik menuturkan, para pelaku mengambil korban membawanya ke Desa Telle Ajangale, Kecamatan Ajangale. Aksi para pelaku terlacak setelah pihak keluarga korban terus berusaha menghubungi korban melalui pesan singkat. Akibat kejadian ini, korban mengalami syok berat dan masih dalam perawatan intensif di Puskesmas Ajangale.
"Kami belum tau motif para pelaku karena korban belum siuman. Adapun ketiga pelaku sudah kami limpahkan ke Polres Bone," ungkap Fredrik.