Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Pilwali Makassar

Erwin Kallo Kritik Cara Pemkot Makassar Perbaiki Jalan

Erwin mengatakan, penanganan jalan berlubang yang kerap dilakukan pemerintah kota saat ini tidak tepat sasaran.

Tayang:
Editor: Ina Maharani

MAKASSAR,TRIBUN- Calon Wali Kota Makassar, Erwin Kallo menilai, banyaknya jalan berlubang yang ada di Kota Makassar tidak bisa ditangani secara sporadis. Perbaikan jalan yang ada di Kota Makassar, khususnya jalan berlubang menurut calon wali kota dari jalur perseorangan ini harus terencana dan berkelanjutan.

Erwin mengatakan, penanganan jalan berlubang yang kerap dilakukan pemerintah kota saat ini tidak tepat sasaran. Menambal jalan berlubang menurutnya hanya mengurangi kerusakan untuk sementara waktu. Namun, tidak sanggup mencegah kerusakan untuk jangka panjang.

"Jalan-jalan berlubang harus dikerjakan total. Tidak bisa hanya dengan tambal sulam karena kerusakan itu tidak homogen. Jadi kalau ditambal sulam pasti rusak lagi, oleh karena itu harus dikerjakan total. Pemerintah kota harus serius menganggarkan keseluruhan perbaikan jalan yang berlubang," kata Erwin Kallo, Kamis (20/6).

Pasangan Hasbi Ali ini menuturkan, jika perbaikan jalan khususnya jalan berlubang serius ditangani maka anggaran juga akan diprioritaskan untuk perbaikan jalan ini. Oleh karena itu, Erwin menjelaskan, butuh perencanaan khusus untuk membenahi jalan berlubang yang ada di Kota Makassar.

"Semua jalan yang ada di Kota Makassar semestinya dilapisi beton, jangan dipilih-pilih yang sering dilewati pejabat saja tiap wilayah harus adil. Seharusnya menggunakan jalan beton lapis aspal semua," jelasnya.

Menurut Erwin, roses penganggaran perbaikan jalan berlubang dapat dilakukan dengan baik jika pemerintah kota memiliki data yang akurat dan jelas terkait jalan rusak. Sehingga, jika anggaran tidak memadai, perbaikan jalan berlubang dapat diprioritaskan untuk perbaikan jalan yang rusak parah.

"Jalan-jalan di Makassar harus diopname. Semua harus diinventarisir dan dibuatkan rencana rehabilitasi. Kalau anggaran tidak memadai harus dibuatkan skala prioritas. Jalan yang rusak parah harus segera ditangani," pungkas pengacara property ini.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved