Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Lagi, Polisi Bentrok dengan Mahasiswa

Sekitar 500 orang mengatasnamakan diri dari alumni dan mahasiswa Universitas

Tayang:
Penulis: Abdul Azis | Editor: Muh. Taufik
MAKASSAR,TRIBUN-TIMUR.COM- Sekitar 500 orang mengatasnamakan diri dari alumni dan mahasiswa Universitas Muhammadiah (Unismuh) terlibat bentrok dengan aparat Satuan Brigadir Mobile (Brimob) Polda Sulsel di Jl Perintis Kemerdekaan, Rabu (19/06) siang. Akibatnya, dua unit sepeda motor dirusak dan dibuang ke selokan.

Informasi diperoleh Tribun di lapangan, bentrokan terjadi sekitar pukul 14.35 Wita. Saat itu, para pendemo hendak pulang ke kampus Unismuh, Jl Sultan Alauddin usai menggelar aksi damai di depan Mapolda Sulsel, Jl Perintis Kemerdekaan. Aksi para demonstran dampingi Rektor Unismuh, Prof Irwan Akib dan beberapa dosen Unismuh lainnya berjalan tertib.

Usai menggelar aksi para pendemo pulang dengan tertib. Namun, ditenga perjalanan atua di depan PT Bumi Karsa Jl Perintis Kemerdekaan, No 25, KM 15, pendemo berpapasan dengan pasukan Brimob Polda Sulsel. Salah seorang pendemo yang menggunakan sepeda motor memukul mobil anti huru-hara yang dikendarai personel Brimob. Tidak terimah dengan pemukulan itu, puluhan personil brimob turun dan mengejar mahasiswa.

Mahasiswa yang dikejar pun membalas dengan melempari anggota Brimob menggunakan batu. Akibat kejadian itu, dua unit sepeda motor unit yani Yamaha Mio warna putih DD 5118 JR milik Brigadir Latif, anggota Intelkam Polrestabes Makassar dan Yamaha Jupiter DD 5521 N milik mahasiswa dibuang ke selokan.

Aksi saling lempar menggunakan batu antara pendemo dan Polisi tidak berlangsung lama. Sebab pihak rektor langsung meminta mahasiswanya tenang dan menahan diri serta meminta melanjutkan perjalanannya menuju kampus Unismuh. (*).
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved