Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

KH Mutthalib Kecam Polisi Penyerang Sekret PMII

Pimpinan pondok pesantren Ma,had Dirasatil Islamiyah wal Arabiyah (MDIA)

Tayang:
Penulis: Edi Sumardi | Editor: Muh. Taufik
MAKASSAR,TRIBUN-TIMUR.COM-Pimpinan pondok pesantren Ma,had Dirasatil Islamiyah wal Arabiyah (MDIA) Bontoala, KH. Abd. Mutthalib  mengecam prilaku kurang terpuji dari oknum kepolisian yang menyerang Sekret PMII Cab. Makassar. Hal ini diungkapkannya saat mendengar laporan dari salah seorang pengurus kordinator cabang PMII Sulsel, Ahmad Ahsanul Fadhil di kediamannya, Jl. Lamuru, (19/6/2013).

"Polisi itu pengayom, tidak semestinya mereka melakukan pengrusakan seperti itu. Sekretariat itu adalah media centre bagi setiap organisasi, sekretariat jg merupakan tempat para kader utk mengkaji dan mengembangkan pengetahuan keislaman dan keindonesiaan. Kenapa harus dirusak", ucap ulama yang kerap disapa gurtta Thalib ini.

Thalib berharap hal ini segera diusut tuntas dan diselesaikan sesuai jalur hukum yang ada. Kiyai jeblosan As'Adiyah sengkang ini bahkan sangat menyayangkan kejadian ini.

"Mestinya segala persoalan yang melibatkan anak-anak kita diselesaikan dengan pendekatan persuasif, bukan defensif dan intimidasi seperti ini", lanjutnya.

Thalib yang juga merupakan alumni PMII ini menilai tak jarang para kader PMII sering melakukan pengajian kitab kuning tentang Ahlus sunnah wal jama'ah di sekretariat mereka. Jadi menurutnya jika tempat seperti ini diserang dan terjadi penrusakkan maka itu merupakan tindakan tidak terpuji dan mencederai proses demokrasi di Indonesia.

Kejadian ini juga membuat tokoh kharismatik ini merasa terpukul sebagai alumni PMII. (*)
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved