Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Citizen Reporter

Berkaca pada Real Madrid

Berkaca pada Real Madrid

Tayang:
Penulis: Edi Sumardi | Editor: Imam Wahyudi
Ilham Arief Sirajuddin
Wali Kota Makassar
Melaporkan dari Madrid, Spanyol

WORLD Cities Summit Mayors Forum 2013 telah selesai. Saat laporan ini ditulis, saya sedang bersiap meninggalkan Spanyol melalui Madrid, Senin (17/6/2013) waktu setempat lalu transit di Dubai, Jakarta, dan lanjut lagi ke Makassar.

Sebelum terbang via Bandara Internasional Barajas Madrid, saya berkesempatan melihat suasana Kota Madrid selama sehari penuh. Madrid merupakan Ibu Kota Spanyol dan kota terbesar di Negara Matador ini.

Banyak hal menginspirasi dari kota ini. Sebut saja misalnya soal budaya, sejarah, kebun, taman, dan sepakbola. Namun, dari semua keindahan ditunjukkan kota ini, salah satu yang menjadi catatan, yakni taman.

Kota ini  tidak hanya menawarkan museum dan kota tua, Madrid pun terkenal sebagai "Green Capital" karena memiliki banyak taman kota.  Salah satu taman kota yang terkenal adalah Buen Rentiro Park, terletak tepat di ujung sentral kota.

Pohon-pohon berderet rapi dan di tengahnya tampak danau buatan membuat taman kota ini menjadi lebih sempurna. Tak heran jika pada musim panas, taman ini dipenuhi warga, mulai dari pelajar sampai orang kantoran yang menikmati makan siangnya di taman ini.

Hampir di setiap sudut, hamparan rumput  taman disesaki pohon menjadi pilihan warga kota untuk melepas penat.

Bahkan salah satu anggota rombongan sempat tercengang dan berseloroh bahwa tugas pemerintah di kota ini sudah selesai karena hampir semua kenyamanan fasilitas publik sudah disediakan.

Pemerintah sisa memelihara dan memastikan seluruh ruang publik terjaga dengan baik. Hampir semua warga juga terlihat  sudah memiliki kedisiplinan utamanya dalam menjaga keteraturan termasuk menjaga kebersihan.

Terkait sepakbola, bagi mereka mungkin dianggap agama kedua. Mereka memiliki fanatisme besar untuk mendukung klub kesayangannya, Real Madrid. Namun, satu yang menjadi catatan penting untuk menjadi contoh bagi kita yakni kecintaan yang tidak membabi buta.

Contoh saat Real Madrid mengalami kekalahan di kandangnya, tidak pernah kita mendengar mereka membuat keributan yang bisa merusak suasana kotanya.

Berangkat dari pengalaman selama berada di Spanyol, memang memberi penjelasan bahwa masih banyak yang harus dilakukan untuk mendorong Kota Makassar menjadi lebih nyaman bagi manusianya.

Prinsip pengembangan kota diprioritaskan kepada kenyamanan manusianya. Untuk itu, apa yang akan kita lakukan kedepan, termasuk revitalisasi kawasan pusat oleh-oleh dan jual beli emas Somba Opu bagian dari upaya melahirkan kenyamanan bagi seluruh warga Kota Makassar.(*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved