Perjalanan Cinta Ully Artha dan Suami
lelaki brewok itu sedikit mengisahkan perjalanan cintanya dengan Ully.
Tayang:
Penulis: Ina Maharani | Editor: Ina Maharani
TRIBUN-TIMUR.COM -- Kepergian aktris senior Ully Artha meninggalkan banyak kenangan
untuk sang suami, Gatot. Meski tak ada yang tahu jika keduanya telah
menikah tahun lalu. Perjalanan cinta mereka pun terkesan misterius.
Gatot mendadak muncul sebagai suami pada hari Ully meninggal, Minggu, 16
Juni 2013.
Gatot jelas sedih. Yang paling diingatnya adalah sosok Ully yang
berperasaan halus dan jujur. Ia paling tak tahan melihat orang susah.
Selalu berusaha membantu, paling tidak mendoakannya.
Seperti dilansir vivanews.com, ditemui di rumah duka, Jalan Petojo Sabangan 2 Nomor 8, lelaki
brewok itu sedikit mengisahkan perjalanan cintanya dengan Ully. Ia
menuturkan, pertemuan pertamanya dengan bintang sinetron itu terjadi di
Sarinah pada 2010. Pertemuan itupun tak disengaja.
Setelah berbincang intens, mereka kemudian dekat. Keduanya merasa
cocok. "Kata dia, saya bisa buat dia tertawa," ujar Gatot. Entah karena
kedekatan mereka atau alasan lain, Ully memutuskan masuk Islam secara
diam-diam pada September 2011.
Tak ada keluarga yang tahu soal itu. Maklum, mayoritas keluarga
Ully beragama Kristen. Karena sudah sama secara prinsip, Ully dan Gatot
akhirnya menikah. "Menikahnya 13 Juli 2012 di Lubang Buaya," ucapnya
melanjutkan. Lagi-lagi, keluarga Ully tak tahu. Tak satupun dari mereka
yang datang. Adik perempuan Ully bahkan salah mengingat pernikahan itu
berlangsung pada Juni 2012.
"Yang jelas kami menikah karena punya cinta yang besar. Cinta sama
saya setelah Tuhan," Gatot menerangkan. Mereka lantas tak terpisahkan
sejak itu. Ke mana-mana berdua, katanya. Tak ada orang lain dalam hidup
mereka. Sampai Ully mengeluh sakit dan dilarikan ke rumah sakit pada
hari Rabu.
"Nggak sampai masuk UGD. Cuma diinfus, segar lagi," kata
Gatot. Mengaku tak suka dirawat, Ully pun meminta pulang. Sayang, Jumat
petang ia kembali anfal. Ully kemudian dilarikan ke RSPAD Gatot Soebroto
dalam kondisi lemas. Kondisi Ully terus menurun sampai akhirnya
menghembuskan nafas terakhir pukul 16.45.