Sabtu, 22 November 2014
Tribun Timur

APBNP 2013 Disahkan, Harga BBM Dipastikan Naik

Selasa, 18 Juni 2013 00:15 WITA

APBNP 2013 Disahkan, Harga BBM Dipastikan Naik
Tribun/Anita
Antrean pengisian Bahan Bakar Minyak (BBM) tampak terjadi di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) Taman Hasanuddin, Senin (17/6/2013), Jl Hasanuddin, Makassar.
MAKASSAR, TRIBUN-TIMUR.COM--Setelah melalui voting, rapat paripurna DPR akhirnya menyetujui pengesahan Rancangan Undang-Undang (RUU) APBNP 2013 menjadi UU. Hal itu sekaligus memastikan bahwa harga bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi akan naik, yang diikuti oleh pemberian bantuan langsung sementara masyarakat.


Dalam voting yang dilaksanakan mulai sekitar pukul 21.30 hingga pukul 22.06 sebanyak 338 anggota DPR menerima pengesahan RUU menjadi UU, sedangkan sebanyak 181 menolak pengesahan tersebut. Sebelum voting, hujan interupsi mewarnai jalannya sidang paripurna, terutama dari fraksi-fraksi yang menolak pengesahan RUU menjadi UU tersebut.


Selain masalah pengurangan subsidi untuk bahan bakar minyak (BBM), poin penting lainnya dalam RUU yang disahkan menjadi UU tersebut adalah mengenai alokasi dana Bantuan Langsung Sementara Masyarakat (BLSM).


Dalam pengambilan keputusan mengenai pengesahan APBNP 2013 ini, ada empat fraksi yang menyatakan penolakannya, yaitu Fraksi PKS, Fraksi PDIP, Fraksi Gerindra dan Fraksi Hanura. Sementara itu, lima fraksi setuju dengan pengesahan, yaitu Fraksi PAN, Fraksi Partai Demokrat, Fraksi Partai Golkar, Fraksi PPP, dan Fraksi PKB


Sebagaimana yang dibacakan salah satu anggota Fraksi Partai Gerindra, bahwa pemberian BLSM tak bisa diterima karena tidak mendidik masyarakat. Justru yang dibutuhkan adalah insentif berupa bunga kredit murah bagi pelaku usaha kecil.

 
Editor: Imam Wahyudi
Sumber: Kompas.com

TRIBUNnews.com © 2014

About Us

Help

Atas